Karawang – indoshinju.com – Dari berbagai macam kebijakan seorang Bos kadang ada yang baik,enak,dan juga terkadang ada yang kurang baik.
Seperti halnya yang telah dialami mandor Dewa,yang merasakan sangat kecewa dengan sikap dan kebijakan bosnya, karena sampai saat ini belum mendapatkan upah yang seharusnya dia terima,dia mengeluh dan menyampaikan rasa kekecewaannya ke tim media online indoshinju.com,
“saya sangat kecewa pak dengan bos saya, karena upah kerja saya dan anak buah saya masih belum di bayar sekitar kurang lebihnya Rp; 4.800.000,00( empat juta delapan ratus ribu rupiah) sedangkan motor dan Hp sudah saya gadaikan untuk bayar anak buah saya,
dan lanjut mandor” seharusnya bos bisa mengerti dengan keadaan para pekerja yang selalu butuh uang buat keluarganya,
Termasuk kebutuhan anak istrinya,makanya saya sampai gadaikan motor dan Hp karena saya gak tega melihat anak buah saya yang butuh bayaran,akan tetapi bos saya sampai saat ini belum juga ngasih ke saya” pangkas mandor Dewa. Jum”at 01/06/2018.

Inilah sebuah kejadian yang seharusnya seorang Bos( pemborong) membayar upah kerja yang sesuai dan kalau bisa mensejahterakan para pekerjanya,malah di tunda bayaran tersebut, padahal para pekerja ini punya istri dan anak yang senantiasa membutuhkan biaya dengan mengandalkan hasil kerja suaminya.
Mandor Dewa pun ingin segera di bayar hasil upah kerjanya,yang kerjaannya pada saat ini penurapan di irigasi karang tanjung, kampung Babakan Jember,Desa karang tanjung kecamatan Lemah Abang kabupaten Karawang,yang pemborongnya H.( CS).
Kejadian seperti ini juga yang kadang bisa membuat sebuah proyek terhambat dalam pelaksanaannya, seharusnya sudah selesai dengan waktu sekian lama,tapi kenyataannya jadi belum selesai,dan ini juga agar bisa di jadikan contoh untuk para bos( pemborong) yang lain agar selalu memperhatikan para mandor dan para pekerjaanya,agar mereka juga bisa mensejahterakan keluarganya. (HS, tim indoshinju)


