Bojonegoro – Indoshinju.com – malam ini (29/09) bertempat di Pendopo Malowopati digelar Pagelaran Langen Tayub Bojonegoro dengan tema “AYO MBESO” Karo Waranggono Tayub Sak Bojonegoro. Acara yang digelar Dinas Pariwisata itu dihadir oleh Bupati Bojonegoro DR. Hj. Anna Mu’awanah, Ketua DPRD Bojonegoro, Pj. Sekda, Kepala Dinas Pariwisata dan para kepala SKPDlainnya.

Dalam Sambutannya Kepala Dinas Amir Syahid, S.Sos. Msi mengatakan bahwa kegiatan malam ini selain untuk melestarikan budaya tayub Bojogero juga akan dikenalkan logo hari jadi Kabupaten Bojonegoro yang ke 341 yang tahun ini mengambil tema Bojonegoro energi bagi semangat baru. Di akhir sambutannya Amir Syahid, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan kegiatan ini semoga ini menjadi semangat baru kita membangun Bojonegoro, ungkapnya.

Dalam kesempatan itu pula Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah setelah memwisuda 29 waranggono menyampaikan bahwa kegiatan ini mempunyai manfaat, yang pertama bisa meminalisir erosi budaya yang bukan milik bangsa kita, yang kedua dari dimensi ekonomi dengan seni budaya ini kita dapat mendidik murid-murid, para seniman seniwati untuk memiliki harapan baru untuk berpatisipasi dalam berbudaya, karena budaya ini juga menunjukkan sebuah karakter bangsa. Anna Mu’awanah menambahkan bahwa membuka lebar-lebar pendopo ini untuk menumbuhkembangkan kesenian-kesenian tradisonal yang ada di Bojonegoro, seperti sendra tari, maka anggaplah pendopo ini sebagai rumah sendiri, ungkapnya.

Selanjutnya terkait logo Hari Jadi Bojonegoro ke 341 Bupati Bojonegoro DR. Hj. Anna Mu’awanah memaknai dua arti yang pertama menggambarkan sebuah sumber daya pariwisata yaitu pariwisata Kayangan Api, dan Yang kedua kita punya sumber daya minyak yang terbesar
bisa mencukupi Kebutuhan energi di Indonesia.( Shinju.ISC)


