SOSIALISASI SEKOLAH RAMAH ANAK PADA SEMUA PENGURUS IGRA, OLEH KEMENAG. BOJONEGORO

Bojonegoro _ indoshinju.Com _ Pada 26 juli 2019

Sekolah adalah pelaksana proses pendidikan harus memiliki budaya ramah dalam menjalankan fungsinya untuk mencapai tujuan pendidikan.

Acara sosialisasi yang digelar dikemenag Bojonegoro, 26 juli 2019 dihadiri oleh semua pengurus IGRA, kemenag,kepala kantor kemenag,kepala RA serta semua pengawas RA se Bojonegoro.

Berbagai berita kekerasan di sekolah sering terjadi pada siswa akhir- akhir ini, dari tingkat sekolah dasar sampai dengan sekolah menengah.

Kekerasan dilakukan oleh siswa kepada siswa, siswa kepada guru, guru kepada siswa dan orang tua kepada guru.
Berangkat dari berbagai permasalahan kekerasan dan konflik yang diterima peserta didik di sekolah, maka perlu dikembangkan program sekolah ramah anak.

Program ini bertujuan memberikan perlindungan pada diri peserta didik sebagai anak di sekolah dengan mengutamakan hak-hak anak yang meliputi hak hidup, hak tumbuh berkembang,hak perlindungan, dan hak mendapat pendidikan.

Peserta didik sebagai anak harus terlindungi menjadi manusia yang membutuhkan pendidikan secara manusiawi.

Sekolah ramah anak menjadi penting mengingat dalam sehari delapan jam anak berada  di sekolah. Keprihatinan orang tua, keluarga, masyarakat dan pemerintah karena kondisi anak-anak di sekolah yang  rawan kekerasan, keracunan, kecelakaan, kotor, kondisi gedung yang mudah rubuh jika ada bencana, radikalisme, lingkungan tidak sehat.

Adanya program dari kementerian/lembaga yang saat ini sudah berbasis sekolah dan menunjang terhadap kondisi yang diinginkan dalam sekolah ramah anak. Sekolah ramah anak juga merupakan salah satu indikator penting dalam Kabupaten layak anak.

Sekolah ramah anak adalah satuan pendidikan formal, nonformal, dan informal yang aman, bersih dan sehat, peduli dan berbudaya lingkungan hidup, mampu menjamin, memenuhi, menghargai hak-hak anak dan perlindungan anak dari kekerasan, diskriminasi, dan perlakuan salah lainnya serta mendukung partisipasi anak terutama dalam perencanaan, kebijakan, pembelajaran, pengawasan, dan mekanisme pengaduan terkait pemenuhan hak dan perlindungan anak di pendidikan.

SRA ini sangat penting untuk melahirkan calon pemimpin masa depan dan calon anak bangsa yang sukses,berahlaqul karimah.
“Hari ini kita berpacu dengan waktu, kalau kita tidak ingin menjadi tamu dan penonton di negeri sendiri.

Maka, sudah saatnya hari ini kita jadikan sekolah diBojonegoro sebagai sekolah ramah anak,” ucap H syamsuri Mpd. (Mf.ISC)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *