Lamongan Indoshinju.com –Secara Simbolis Anggota DPRD Lamongan Dra Noor Fatonah Serahkan Bibit Ulat Sutra kepada
4 Korwil ( Koordinasi Wilayah) Masing – masing Korwil Kecamatan Babat ,Kecamatan Pucuk ,Kecamatan Sugio dan Kecamatan Kedungpring bertempat di Rumah Kediaman Heri Purnomo SH, Desa Sumengko Kecamatan Kedungpring Jum,at (6/12/2019)
Pukul 16.00 Wib.
Dra Noor Anggota DPRD Lamongan dalam.sambutanya Menyatakan bahwa ini adalah terobosan baru untuk Usaha dibidang Pemberdayaan dan pengembangan Ulat Sutra di Kabupaten Lamongan yang sebelumnya tidak ada, oleh karenanya kami berharap agar masing – masing Korwil yang sudah terbentuk dari 4 wilayah Kecamatan agar benar- benar serius dalam menangani serta membudidayakan Ulat Sutra hingga terasakan hasilnya, karena usaha ini bisa meningkatkan Ekonomi bagi Petani selain dari hasil panen padi dan jagung ,” Tuturnya,”
Masih dalam keteranganya Dra Noor Fatonah Menambahkan Kami Anggota DPRD di pilih Oleh Rakyat sebagai wakil Rakyat untuk Rakyat, Kami tidak bisa memberikan apa- apa, kami hanya bisa memberikan Ilmu serta Motivasi untuk mendorong
Agar mendapatkan nilai tambah
Seperti yang kaliyan saksikan bersama – sama pada sore hari ini tentang pemberdayaan Ulat Sutra, harapan kami kepada Korwil dan Korcab untuk bisa di kembangkan,” ucapnya,”
Irawan selaku Pembina sekaligus pengawasan diminta Menjelaskan Oleh Heri Purnomo SH, kepada Korwil atau yang hadir dalam pertemuan ini tentang hasil Loka Karya di Sentul Kecamatan Lawang Kabupaten Malang tentang Pemberdayaan Ulat Sutra Kamis(5/12/201).
Dalam pemaparanya Irawan menyatakan Pertama yang harus di tanam adalah Bibit jarak kepyar sebagai makanan utama
Ulat sutra ,ini bisa ditanam dimana saja misalnya di sawah – sawah di galengan – galengan atau di pekarangan tanaman ini akan tetap tumbuh baik dimusim hujan atau musim kemarau tinggi tanaman ini bisa mencapai 1 M , dan dapat di panen kurun waktu 2 atau 3 bulan ,,” paparnya.
Terkait dengan Pembudidayaan
Ulat sutra , setelah penetasan ada beberapa fase yang harus di perhatikan.
Fase 1 ulat umur 1 – 9 hari
Fase 2 ulat Umur 9 – 12 hari
Fase 3 Ulat umur 12- 18. hari
Ulat umur 12 – 18 di perlukan pengawasan di karenakan di butuhkan banyak makanan daun jarak kepyar, dan seandainya darurat pakan bisa di ganti dengan daun singkong tahunan.

Per10.ribu Ulat Sutra di butuhkan 50 kg pakan per hari .per 10 Ribu Ulat Sutra menghasilkan 20 Kg serat sutra. untuk satu Tahun bisa panen 11 kali.
Mengenahi minuman Ulat sutra caranya daun jarak kepyar cukup di basahi dengan air atau di semprot .
Umur 22 hari Ulat sutra sudah dapat di Panen begitu kurang lebihnya,” imbuhnya”.
Sementara Heri Purnomo SH
Selaku Korwil menambahkan
Mengenahi hasil panen Ulat sutra
Sudah ada Wadahnya yaitu Badan Koperasi Cipta Bangun Bersama jadi tidak perlu di kuwatirkan sudah ada yang menampung dan memandunya.
,” Jelasnya,,. (Irawan ).


