RESMI TERBENTUK BPC PHRI KABUPATEN TUBAN

Tuban – indoshinju.com -Pendapatan Asli Daerah/PAD Kabupaten Tuban, salah satunya di sumbang dari berbagai wisata dan potensi yang ada di Kabupaten Tuban, Hal tersebut di ungkapkan Bupati Tuban, H. Fathul Huda saat memberikan sambutan dalam Pelantikan Badan Pengurus Cabang ( BPC ) Perhimpunan Perhotelan dan Restoran Indonesia ( PHRI ) Kabupaten Tuban tahun 2018 – 2023, Selasa, ( 31/07/2018 ), di Pendopo Krido Manunggal Tuban.

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Bupati Tuban, Ir.H.Noor Nahaar Hussein.M.Si, ketua DPRD Tuban, HM.Miyadi.S. Ag.MM, Kepala BNNK Tuban, Kasdim 0811 Tuban Mayor Wiyono, Forkompimda dan 200 undangan terdiri dari pengusaha hotel dan restoran di Kabupaten Tuban.

Berdasarkan surat keputusan yang di sampaikan BPD PHRI Jawa Timur menetapkan bahwa BPC PHRI Kabupaten Tuban Di ketuai H.Mirza Ali Manshur.ST.MM. pelantikan PHRI Tuban periode 2018 – 2023 menjadi kebanggaan tersendiri karena sebelumnya PHRI Tuban masih tergabung dengan Kabupaten Lamongan dan Bojonegoro, dan kini PHRI telah mempunyai BPC sendiri.

Pada tahun 2017 jumlah wisatawan di Kabupaten Tuban mencapai kurang lebih 5 juta wisatawan yang terdiri dari 4 juta wisata rohani dan sisanya wisatawan umum. Karenanya perlu memberikan kesan yang baik kepada wisatawan, di sinilah peran PHRI Kabupaten Tuban di butuhkan.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tuban menyambut baik atas pelantikan ini, sebab keberadaan restoran juga dapat membuka peluang lapangan kerja baru, keberadaan hotel dan restoran juga dapat menunjang pertumbuhan ekonomi. Bidang pariwisata yang termasuk hotel dan restoran di dalamnya, melalui pajak yang di bayarkan menjadi salah satu penyumbang PAD Kabupaten Tuban.” papar Fathul Huda.

PHRI bisa menjadi mitra bagi Pemerintah Kabupaten Tuban untuk berdiskusi terkait keberlangsungan dan pengembangan restoran dan hotel, Pemerintah Kabupaten Tuban akan mendengarkan keluhan dan masukan dari PHRI berkaitan kelangsungan hotel dan restoran di Kabupaten Tuban.

Jika di rasa cukup maka tidak perlu mengeluarkan ijin -ijin baru untuk pendirian hotel, mengingat banyaknya investor yang tinggal dan bekerja di Kabupaten Tuban, maka PHRI harus memberi kontribusi secara maksimum.
Salah satunya dengan mampu memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada investor.

Di samping itu, PHRI di harapkan mendukung program Pemerintah berkaitan program investasi. Salah satunya dengan cara memberikan pemahaman terkait program – program investasi yang sering kali kurang di pahami masyarakat Tuban, maka semuanya hendaknya berpartisipasi demi kemajuan Kabupaten Tuban,” terang Fathul Huda.

Wakil Ketua Bidang Pelayanan Anggota BPD PHRI Provinsi Jawa Timur, Ir. Langgeng Purnomo menyampaikan bahwa, ” Kabupaten Tuban dianugerahi berbagai potensi wisata. Kemajemukan masyarakat di Kabupaten Tuban menjadi potensi wisata yang dapat di kembangkan.

Selain itu, keberadaan batik sebagai warisan luhur juga perlu mendapat perhatian, perlunya komunikasi antara PHRI dan Pemerintah Kabupaten Tuban serta Stakeholder lain untuk memaksimalkan pengelolaan potensi – potensi yang ada di Tuban.

Tidak hanya itu, Kabupaten Tuban yang di lintasi jalur Pantura harus benar – benar di optimalkan. PHRI Tuban dapat menggandeng agen tour dan travel untuk membuat satu paket wisata, melalui berbagai upaya tersebut dapat meningkatkan income,” jelas Langgeng. ( AGUS ).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *