Lamongan – Indoshinju.com – Rehab Bangunan Gedung Ruangan Kelas SD Negeri Banaran II yang beralokasi di Wilayah Kelurahan Banaran Kecamatan Babat Lamongan .
Memasuki Tahapan Selesai.
Rehab Gedung yang memakai Anggaran
( DAK ) Dana Alokasi Khusus , yang Pembangunanya di peruntukan Rehab Gedung terdiri dari (4) Ruwang kelas Peninggian Lantai Kelas.
Dalam Pelaksanaan Pembangunan Rehabilitasi Gedung Empat Ruangan kelas , untuk Atab gunakan bahan dasar Galfalum masing – masing sesuai dengan Standart dan Ukuranya.
Sementara untuk lantai kelas gunakan Keramik yang serba baru.
Pembangunan Rehab Gedung Sekolah dengan Anggaran (DAK ) Dana Alokasi Khusus adalah program Pemerintah Kabupaten dengan ABPD Tahun 2019 guna Memberikan dampak Positip baik segi Kwalitas Maupun Kwantitas dari Sekolah itu sendiri.
Kalangan DPRD Lamongan Berharap pelaksanaan Rehab Gedung Sekolah tidak hanya terpusat di Kota atau Lembaga Pendidikan saja .
Sebab selama ini masih banyak Lembaga Pendidikan khususnya tingkat SD di Pedesaan yang belum tersentuh Pembangunan Dari Dana ABPD , Kata Anggota Komisi D Mahfud Shodiq .


Kepsek ( Kepala Sekolah ) SD Negeri Banaran II Kasiani setelah di temui awak Media di Ruang Kerjanya untuk.di mintai keterangan 5/9/2019 pada Pukul 8.00 wib, terkait Pembangunan Rehab Gedung menyatakan membenarkan bahwa Pembangunan Rehab gedung dalam tahap penyelesaian.
Yang di Rehab terdiri dari Empat Gedung Ruwangan Kelas serta Peninggihan/pengurukan Empat Ruawangan Lantai kelas dengan pemasangan Keramik yang baru.
Masih dalam keteranganya terkait lantai Ruwangan Empat kelas di uruk /di tinggikan dan pemasangan keramik yang baru karenakan di musim Penghujan sebelum -sebelumnya terjadi Kebanjiran dan Muda -mudahan di Tahun – tahun yg akan datang bila musim hujan tidak terjadi lagi Ruwangan Kelas kemasukan air atau kebanjiran Imbuhnya.
Beliau juga menambahkan bahwa di SD Negeri Banaran II ini masih banyak yang harus di benahi semisal Ruwangan kelas II yang mana tempat duduk dan bangku tulis Anak didik terlihat tidak nyaman untuk dipakai di karenakan banyak yang sudah rusak ,
Sehingga berakibat kurang Fokus Anak didik dalam menerima mata pelajaran yang di ajarkan oleh Bpk/ Ibu Guru. Namun begitu tetap kita perbaiki dan bahkan bisa dikatakan setiap harinya tidak lepas dari perbaikan untuk tempat duduk dan bangku tulis anak didik tersebut.
Bahkan beliau juga berharap kepada Pihak – pihak intansi terkait
Bisa memberikan Respek atas banyaknya tempat duduk (Kursi)
Dan Bangku meja Anak didik yang telah rusak katanya.
Kepala Sekolah SD Negeri Banaran II Kasiani atas konfirmasi pada Awak Media sangat transfaran dan kooperatif
Dalam memberikan keteranganya.
( Irawan ).


