Radio Prima FM Bojonegoro Kunjungi Destinasi Wisata Dieng Wonosobo Bersama Masyarakat Pariwisata Indonesia

BOJONEGORO – INDOSHINJU COMPagi itu perjalanan arah Dieng masih diselimuti kabut tebal, sehingga perjalanan dengan naik bus pariwisata executive ini harus menembus pekatnya kabut pagi. Rombongan Radio Prima FM dan Masyarakat Pariwisata Indonesia sebelum mengexplore  destinasi Dieng, tempat pertama yang di tuju adalah pemandian Air Hangat  Kali Anget.

Bunda Sasa yang mengomandani rombongan Radio Prima FM bojonegoro ini bersama masyarakat Pariwisata Indonesia mengemukakan bahwa peserta rombongan berjumlah 30 orang, sengaja memilih Destinasi Pariwisata Dieng karena tempat ini masih sangat favorit untuk dikunjungi walaupun banyak muncul destinasi obyek wisata baru lainnya.

Setelah bebersih, perjalanan dilanjutkan menuju obyek pertama yaitu Gardu Pandang Tieng. Dari sini kita bisa melihat dari kejauhan pemandangan alam yang sangat indah, lembah yang terdapat banyak tanaman sayuran, tampak petani sedang beraktifitas serta suasana alam yang masih sangat alami.

Obyek wisata yang dikunjungi lainnya adalah Candi Wayang, Kawah Sikidang, Telaga Warna, Dieng Plateu Theatre, dan Pusat Oleh oleh kuliner khas Dieng yaitu Carrica.

Setelah selesai berkunjung di Destinasi wisata Dieng, perjalanan dilanjutkan mampir ke Malioboro Jogjakarta, di sini peserta belajar tentang konsep kuliner dan sajian hiburan yang ditampilkan oleh pengamen jalanan malioboro.

Salah satu peserta kunjungan ini Yoga, mengemukakan bahwa kita bersama masyarakat pariwisata  Indonesia, akan mencoba membuka dan mencari peluang potensi wisata di bojonegoro, dengan kesesuaian obyek yang kita lihat serta alam wisata bojonegoro saat ini. Sehingga kedepannya bisa membuka peluang usaha bagi masyarakat bojonegoro.

Wahyu Setiawan Ketua Masyarakat Pariwisata Indonesia, sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini, dan sangat mendukung dengan langkah Radio Prima FM Bojonegoro Jawa Timur, membuka Open Trip Wisata, yang kali ini tujuannya ke Destinasi Wisata Dieng, serta yang akan datang ke obyek lain di Indonesia. Sehingga kita bisa meniru untuk sumbangsih pemikiran pariwisata Bojonegoro khususnya Indonesia pada umumnya.

Kita bisa membuat konsep wisata ini di bojonegoro dengan menampilkan kesenian Oklik Bojonegoro dan Jajanan kuliner khas bojonegoro, ungkap Dian Istana yang Koordinator Wakul Bo (kuliner) Bojonegoro yang ikut dalam open trip wisata ini. ISC.

Redaksi ISC

{ Entertainment }

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *