Karawang _Indoshinju.com. Senin, 8/7/2019 Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang Provinsi Jawabarat, mencatat hingga awal Juli 2019 kekeringan telah melanda 14 desa yang tersebar di tiga kecamatan.
Yakni Kecamatan Ciampel, Pangkalan dan Tegalwaru. Sebanyak 22.755 jiwa terkena dampak kekeringan dan kini mengalami kesulitan air bersih.
Ribuan warga yang tersebar di 14 desa di Kabupaten Karawang mengalami kesulitan air bersih pada musim kemarau tahun ini.
“Sekarang ini, dampak musim kemarau sudah dirasakan oleh masyarakat,” kata Asep Wahyu BPBD Karawang.
Asep menuturkan, ‘Pihaknya telah melakukan pengiriman air bersih ke daerah yang mengalami kesulitan air bersih danĀ Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tarum telah menyiapkan armada untuk pengiriman air bersih”, katanya.

Tambahnya Asep, Begitu juga dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang , akan membangun penampungan air dalam mengantisipasi kekeringan di 3 (Tiga) Kecamatan yang terdampar kesulitan air bersih, tutupnya. (Priatna&M.Juh)


