PERTEMUAN PPKBD DAN SUB PPKBD SE _ KEC.BOJONEGORO, BAHAS KAMPUNG KB

INDOSHINJU.COM – BOJONEGORO – Dalam rangka Mensukseskan  Program KKBPK di Wilayah Kampung KB diadakanya pertemuan seluruh anggota PPKBD dan Sub PPKBD di gedung Serba guna Desa sukorejo kec. Bojonegoro kab. Bojonegoro Rabu 25/04/2018.

H.Muhammad Toyib kepala UPT BPPKB. kec.Bojonegoro  sebagai penyelenggara pelaksana kegiatan pertemuan yang membahas tentang program kegiatan lanjutan kampung KB yang rencananya akan di adakan di Desa Sukorejo kec. Bojonegoro kelak,

Kegiatan ini juga di hadiri oleh forkopimkab. Bojonegoro antara lain, kepala Dinas  Pemberdayaan perempuan perlindungan anak dan KB (DP3AKBD) Kab. Bojonegoro. Beserta dua anggotanya , Kepala Desa sukorejo H Suyitno , beserta Kader PPKB kec.Bojonegoro.

pada saat yang sama H.M Toyib mengatakan tujuan di adakan pertemuan adalah untuk meningkatkan pemahaman, Manfaat kontrasepsi bagi keberhasilan sebuah rumah tangga, terutama pada Sub Bpkbd dan ppkbnya dalam menjalankan tugasnya di  masing masing wilayah setiap desa/kelurahan.

Masih dengan H.Toyib [ untuk di wilayah kec. Kota bojonegoro, keberhasilan Program KB cukup signifikan, di lihat dari meningkatnya pengguna kontrasepsi MKJP meningkat  mencapai angka 60%, MOP baru baru ini ada satu dan tiap th. Pasti ada aseptor yang ikut,  untuk MOW 34 aseptor dengan target 43 aseptor dan inshaallah akan di upayakan hingga bisa meningkat lagi ” ungkapnya di sela sela  kesibukan dengan para ibu ibu kader aktif sekecamatan Bojonegoro.

Adi Widjacsono Pada pertemuan khusus membahas tentang Kb,  perlindungan Anak serta solusi terbaik yang harus di programkan dan dilaksanakan oleh masyarakat Bojonegoro khususnya,

Bagai mana caranya ibu ibu bisa memasyarakatkan dan meerapkan pada kehidupan kita sehari hari, betapa pentingnya perhatikan Empat hal ini yaitu ”

Empat Terlalu  :

‎1.  Terlalu muda usia  melahirkan.

‎2. Terlalu dekat jarak  melahirkan.

‎3. Terlalu sering melahirkan.

‎4. Terlalu lama jarak  melahirkan.

‎Sehingga timbul masalah masalah yang tidak di inginkan seperti meningkatnya kematian ibu seperti pada th 2017 . Bojonegoro berada di peringkat ke 10 . Dengan angka kematian ibu hamil dan menyusui.

Adi Widjaksono[ Menjelaskan mengenai keberhasilan Kegitan kampung KB, dan harapanya kedepan ketika  desa Sukorejo sebagai Desa yang terpilih sebagai kelanjutan KAMPUNG KB kedua di kec. Bojonegoro, setelah Kampung Kb Pertama Di adakan di Desa Semanding.

“Semoga sesuai harapan dan bisa berfungsi betul betul peran serta  ibu ibu kader Kb nantinya , untuk menekan angka kematian ibu Hamil dan menyusui di kabupaten bojonegoro.

“Anak anak remaja bisa mendapatkan pengetahuan dan informasi yang tepat tentang betapa bahayanya pernikahan Dini, pergaulan bebas  juga bahaya lainya yang bisa mengganggu, pendidikan putra putri kita,” ungkap Adi saat memberikan informasi dan wawasan pada ibu ibu kader se_ kec. Bojonegoro, Sukorejo adalah tujuan kampung KB selanjutnya setelah di Desa semanding untuk wilayah kec. Kota bojonegoro.

H.Suyitno [ Besar harapan Dari semua pihak terutama ibu ibu kader di sukorejo dan para pendamping di kecamatan kota bojonegoro,  maupun di kabupaten semoga program program  ini bisa berhasil di Desa sukorejo yang akan datang,

Karena sukorejo sudah sering  menjadi tempat pelaksanaan kegiatan jadi sebagai kepala Desa H.Suyitno Siap di tempati dan siap melaksakan program Kampung kb sebagai rumah inofatif dan kreatif. *Tidak ada masalah tanpa solusi* ( Hawa shinju/red ).

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *