PENANGANAN TANGGUL YANG JEBOL DUA DESA SALING LEMPAR TANGGUNG JAWAB

Karawang, indoshinju.com.

Rabu 12/09/2018,Kalen sekunder tersebut dari Desa Tegalsari, Mekarmaya, dan Cilamaya, yang ujung-ujungnya ke Desa Muara.

Menurut Masyarakat Keserut, yang sudah kering solokan tersebut di karenakan jebolnya di lokasi Dusun Kertasari Rt12/05 Desa Mekarmaya Kecamatan Cilamaya Wetan Kabupaten Karawang provinsi Jawa Barat.

Ketika awak media online. Saat di konfirmasi salah satu warga, Muhidin mengatakan”Kami sebagai masyarakat keserut Rt07/03 berusaha mencari solusi agar tanggul yang jebol bisa di perbaiki”.

Lanjut Muhidin, kami coba mendatangi kantor Desa Mekarmaya ketika di kantornya di Desa Mekarmaya ketemu dengan Kepala Desa dan menurut kepala Desa Mekarmaya, bahwa solokan sekunder yang jebol itu ke bawa ke Desa Cilamaya, menurut Kades Mekarmaya.

Tambah Muhidin, di lain waktu ketemuĀ  dengan perangkat Desa Cilamaya, “Pak, sebenarnya solokan tersebut ke bawa Desa mana”.

Jawab perangkat Desa Cilamaya, itu ke bawa ke Desa Mekarmaya pak, akhirnya kami laporan ke pak Camat dr.H. Hamdani, dan kata pak Camat suruh secepatnya kepala Desa yang bersangkutan hendaknya cepat-cepat bikin pengajuan lewat proposal dan akan segara saya tanda tangani, ujar pak Camat ke media online Indoshinju.com. Lanjut Muhidin,

harapan kami semoga Kepala desa agar mempercepat untuk mengajukan penanggulangan solokan yang jebol, karen sudah terlalu lama, kurang lebih 2 tahun, masyarakat merasakan imbas nya dengan banyak kotoran-kotoran yang mengalir menimbulkan bau yang tidak sedap.

Tidak menutup kemungkinan akan banyak Masyarakat yang kena penyakit, semoga pemerintahan Desa dan pejabat pemerintahan khususnya tingkat pemerintahan desa atau tingkat kecamatan mendengar keluhan Masyarakat nya.

Di tempat terpisah, menurut Mantan Kepala Desa Mekarmaya, bapak Aef Saepudin dirinya merasa kecewa terhadap Pemerintah Desa seakan-akan tidak peduli dengan adanya tanggul yang jebol, ungkap.

Mantan kepala Desa Aef Saepudin ke awak media online Indoshinju.com(Priatna)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *