Lamongan Indoshinju.com _ Perampokan yang disertai tindak kekerasan Pembunuhan di Dusun Glogok Rt 02/Rw 01 Desa Sumberwudi Kecamatan Karang geneng Kabupaten Lamongan di duga Pelakunya Penghuni Kos Rumah milik Korban
Sat Reskrim Polres Lamongan sampai saat ini terus melakukan upaya pemeriksaan terhadap beberapa saksi untuk memperoleh keterangan guna mengungkap kasus perampokan yang disertai tindak kekerasan dan mengakibatkan Tewasnya korban Hj.Rohani (68).tahun
Korban adalah Ibu Mertua
dari Drs Yurohnur Efendy MBA ( Sekda) Kabupaten Lamongan.
Polisi pun mulai mengendus
dalam penyelidikan Mencurigai pada salah satu penghuni kos yang baru tiga hari indekos di rumah korban .
Saat ini terduga pelaku Perampokan dan pembunuhan yang berinisial
( A) umur 30 Tahun warga Tuban menjalani Pemeriksaan secara Intensif di Mapolres
Lamongan,”Kata Kasat Reskrim Polres Lamongan
AKP Wahyu Norman Hidayat.
Sabtu ( 04/01/2020) siang.
Data keterangan pihak kepolisian, diketahui bahwa korban ditemukan pertama kali oleh Sholehan, penjaga rumah korban sekitar pukul 22. 30 WIB. Korban ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa yang tergeletak di lantai tempat Sholat dengan posisi terlentang dengan luka bacokan di leher dan tangan ,Tewasnya korban masih menggunakan mukena dan beralaskan sajadah .
Berdasarkan hasil olah TKP, dugaan sementara korban meninggal akibat luka yang dilakukan oleh terduga perampok yang masuk ke rumah korban.dimungkinkan korban memergoki pelaku yang kemudian korban melawan hingga tangan kiri dan bahu korban terkena sabetan senjata tajam.
Jenazah korban pun langsung diautopsi selama lima jam di ruang Ma’la instalasi kamar jenazah Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. Gelang dan anting-anting yang di pakai korban telah
Raib diduga diambil oleh pelaku.

Sampai saat ini Sat Reskrim Polres Lamongan masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kasus dugaan pembunuhan yang menimpa mertua Sekkab Lamongan sekaligus CEO Persela Lamongan tersebut. Pihak kepolisian juga menargetkan tidak sampai tiga hari kasus ini akan terungkap.
“Beri kami waktu untuk ekstra bekerja, baru kemudian nanti kita ungkap, saya minta waktu 3 hari,” tandas Kasatreskrim.
Reporter. ( Irawan.isc)
Keterangan Gambar Korban saat dibawa Ke Rumah duka setelah Jalani Autopsi
Di RSML.


