INDOSHINJU.COM – SAMPANG, Pasca gelar Debat Publik pertama pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sampang yang disiarkan secara live melalui SBO TV, Radio Salsabila, RRI Sampang, serta melalui streaming youtube di media sosial, Sabtu (5/5).lalu Masyrakat Sampang Madura Jatim sejatinya sudah bisa menilai siapa yang layak menjadi pemimpin.
Dilihat penampilan ketiga pasangan calon (paslon) yang sangat menarik disimak oleh masyarakat yang menyaksikan secara langsung baik lewat media eleektronik maupun media sosial seperti FB, whatsApp, Twitter, dan lainnya.
Terutama warganet dunia maya,utamanya di medsos ternyata debat tersebut banyak yang merespon bahkan ada yang membuat polling hasil penilaian sendiri versi medsos, siapa Paslon yang banyak meraih simpati masyarakat atau warganet Sampang.
Dari ketiga Paslon, ternyata Paslon No. 2 (Mantap) mendapat polling tertinggi 58.3 persen. Kemudian disusul paslon No. 3 (Hisbullah) 23.5 persen dan Paslon No. 1 (Jihad) 18.3 persen.
Hasilnya Polling versi medsos dari pantauan awak media ini terlihat mulai banyak menyuarakan agar masyarakat sampang jangan asal pilih,sekarang pilih pemimpin se,cerdas berwibawa.
kicauan ini begitu rame dan viral di Medsos.
Sementara menurut Ketua Advokasi Al.islam NKRI Madura Nurcholis Ali SH ketika diminta pendapatnya oleh media ini mengatakan Kabupaten Sampang dengan berbagai kultur dan karakter masyarakatnya yang komplek,tentu sangat dibutuhkan sosok pemimpin yang bisa mengayomi semua lapisan masyarakat baik dalam segi pembangunan ekonomi ,insfratur maupun sumber daya manusianya agar Kabupaten Sampang tidak lagi menjadi Kabupaten yang tertinggal.
Sosok pemimpin yang terbuka brilian benar beriman taat serta amanah,namun juga tidak boleh lepas dari kalangan profesi yang ahli dalam mengelola Negara atau pemerintahan, bukan dari pemimpin instan, Karena Rasullullah shallallahu,alaihi wassallam juga bersabda..Idzal duyya,at Amanatu fantadirssa,ngati …Khala Kaiifa idoatuha ya Rasulullah..Khola idza usnidal amru ila ghoiri ahlihi fantadirssa.ngata…
Jika amanat di sia sia kan ,tunggu saja kehancuran terjadi” Ada seorang sahabat bertanya ; bagaimana maksud amanat disia siakan ?’ Nabi menjawab”Jika urusan di serahkan bukan kepada ahlinya .maka tunggulah kehancurannya.
Jadi jika suatu wilayah Pemerintahan di Pimpin oleh orang yang bukan ahlinya ya tinggal tunggu kehancurannya.seperti disabdakan Rasullullah.
Sebenarnya untuk menilai karakter seorang calon pemimpin yang berkwalitas bisa dilihat dari awal dalam adu debat,disitu sudah bisa terbaca siapa sosok pemimpin yang brilian,
jika ada pasangan calon pemimpin,dalam debat peyampaian misi visi saja sudah terbata bata nampak sulit mau menyampaikan rangkaian kata kata serta terlihat ragu dan kaku, itu hakekatnya suatu pertanda alam atau tanda dari yang maha kuasa yang memperlihatkan sesungguhnya sosok orang tersebut, ilmu pengetahuannya maupun kwalitas dan integristasnya patut dipertanyakan terang mantan Alumni 212 ini.
Disinggung kriteria sosok pemimpin yang kurang berkwalitas ada pada sosok Paslon No berapa, sayangnya Pengamat yang juga berprofesi sebagai Advokat yang kerap membantu orang miskin yang kesandung masalah hukum ini tidak mau menyebutkan secara gamblang.
Menurutnya warga Sampang saat ini insya Allah sudah peka dan paham sosok siapa yang harus dipilih,saya cuma bisa menyarankan agar masyarakat saat ini bisa lebih cerdas jangan memilih pemimpin yang treck recordnya tidak jelas hindari praktek teori coba mencoba atau ibaratkan membeli kucing dalam karung.
Pengalaman pahit dalam memilih pemimpin dimasa lalu jangan terulang kembali,harus diteliti secara detail,disimak dia sosok siapa dan tujuannya apa?.,sumbangsih pengabdiannya selama ini kepada masyarakat diwilayah yang diperebutkan bagaimana?, kalau tidak paham bisa tanya ke yang paham atau ke ahlinya seperti ke tokoh Agama atau Ahli Pengamat Politik Pungkasnya.(Clis/Mad)


