BOJONEGORO – INDOSHINJU.COM Pada 18/7/2019 – Di lokasi dan Hamparan areal tanaman sereh wangi pada kawasan petak 22C di RPH Donan, BKPH Tobo, KPH Padangan seluas 5,9 ha menunjukkan potensi budidaya tanaman sereh wangi ini menjadikan peluang usaha yang menjanjikan.



Gmbr : Di Lokasi Sereh & kayu putih
Cymbopogon Nardus lebih dikenal dengan nama serai atau Sereh wangi atau citronella grass adalah jenis rumput-rumputan dari ordo Graminales yang khas dari daerah-daerah tropis Asia. C. Nardus bersifat perennial (selalu tumbuh sepanjang tahun). C. Nardus sangat terkenal sebagai rempah-rempah dalam masakan Asia (terutama dalam kuliner Thailand dan Indonesia),
Namun juga dapat diseduh menjadi teh herbal dengan aroma lemon yang khas, Sereh wangi juga dapat dibuat menjadi citronella oil yang memiliki sifat-sifat yang menguntungkan seperti anti-nyamuk, anti-jamur, antibakteri, larvasidal, anti-inflammatory, aromatik, antipiretik (dapat meredakan demam dan sakit kepala), antispasmodic (bersifat sebagai muscle relaxer), dan dapat digunakan untuk agen-agen pembersih.
No 1 Di daerah Karibia dan India, sereh wangi adalah komposisi utama dari pengobatan-pengobatan tradisional untuk meredakan demam, nyeri eksternal, dan artritis. Daun dari sereh wangi juga merupakan sumber selulosa yang baik untuk pembuatan kertas dan kardus.
Tanaman sereh wangi ditanam diantara tanaman sela yaitu pohon kayu putih dan tanaman jagung.
Hal ini yang membuat Leny Wati pemilik Tirta Ayu Spa, untuk bekerja sama dan membuat kemitraan kepada pengelola Tanaman Sereh Wangi, melalui LMDH Rimba Makmur dari binaan KPH Padangan.
Kerja sama ini berupa pembelian minyak sereh wangi yang dipergunakan untuk therapis spa dan daun sereh yang digunakan sebagai bahan minuman.



Gmbr: Saat Mempromosi dan peragakan hasil produk Kratif dari Spa Ayu Tirta
Selain itu juga membidik peluang untuk tanaman minyak kayu putih yang juga ada di wilayah tersebut, karena hasil sulingan dari minyak kayu putih ini sangat bagus kualitasnya.
Dengan didampingi Supriyono, Asper BKPH Tobo, tim Tirta Ayu Spa berkeliling untuk melihat areal, lokasi penyulingan Minyak Kayu Putih.
Disisi lain kunjungan ini bersama juga dengan Wahyu Setiawan, ketua Masyarakat Pariwisata Indonesia yang secara langsung melihat potensi peluang wisata yang bisa dibuat di kawasan ini.
Leny, pemilik Tirta ayu spa, mengemukakan bahwa therapis dan spa kami ambil dari semua rempah alam Bojonegoro, termasuk sereh wangi ini, apalagi kita juga sudah membuat lulur dari daun jati serta sudah expor ke 7 negara. Dan alhamdulillah produk kami sangat diminati.



Gmbr: Promosi Produk pada Turis 4 Negara Bersama Dinas Pariwisata Bojonegoro
ADM KPH Padangan Biasa di Sapa Lusy yang didampingi Yeni Waka ADM KPH Padangan, sangat respon dan mengapresiasi serta merespon atas rencana kemitraan ini, dan harapannya bisa membuka peluang bagi Masyarakat LMDH di wilayah kerja ini serta meningkatkan pendapatan bagi Perhutani.

Wahyu setiawan, ketua masyarakat pariwisata Indonesia: peluang potensi dari kondisi adanya tanaman sereh wangi ataupun kayu putih bisa dibuat semacam wisata edukasi dimana kita bisa melihat secara langsung prosesnya, apalagi dikawasan ini juga ada rumah pohon yang tentunya keunikan serta pesona alamnya beda dengan kawasan wisata yang lain. Dan Minat wisatawan sekarang sudah beralih untuk kembali ke alam.(ISC)


