Lembaga Ormas Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Pakisjaya Angkat Bicara Pendistribusian Program BPNT Diduga Semerawut

Karawang,jabar Indoshinju.com

Minggu,20/6/2020 Program Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ) adalah program pemerintah Kementrian sosial ( Kemensos ),di mana program tersebut adalah bantuan untuk warga masyarakat miskin,masing masing Keluarga penerima Manfaat ( KPM ).

Menerima bantuan persatu bulan nya,seperti beras 10 kg,telur 1 kg,kacang hijau 1/2 kg, daging ayam 1 kg dan buah buahan 1 kg,dengan nilai total Rp.200.000. ( dua ratus ribu rupiah ).

Pendistribusian BPNT harus benar benar tepat sasaran dan tepat waktu nya,sebagai mana yang telah di atur oleh kementrian sosial.

Lain hal nya yang terjadi di Desa Tanjung pakis Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang Provinsi Jawa barat.

Ketua PAC Lembaga Ormas Pemuda Pancasila ( PP ) Dede Bahrudin dan juga sebagai tokoh masyarakat desa Tanjung pakis mengatakan,”Kami atas nama Lembaga Ormas PP,merasa kecewa tentang penyaluran pendistribusian program BPNT di tiga  bulan berjalan ini, yaitu pada bulan April,Mei,juni tahun 2020″katanya.

Kenapa kecewa,karena penyaluran yang terjadi di Desa Tanjungpakis tidak tepat waktu,pendistribusian yang di salurkan ke masing masing  KPM,tidak tepat waktu  pasal nya penyaluran ini tidak serentak,arti nya penyaluran ini estapet.

Sambungnya,di hari pertama datang beras 10,kg, kacang hijau 1/2,kg Buah buahan 1 kg dan di hari berikut nya satu atau dua hari baru datang lagi seperti telur 1kg, dan daging ayam 1 kg.Jelas-jelas ini sudah tidak tepat waktu dan amburadul.

Masih Dede,kasihan bagi para pekerja yang yang ikut membantu pendistribusian BPNT seperti Rt/Rw dan Kepala Dusun,kami berharap kepada distributor atau suplayer agar pelaksanaan dan penyaluran program BPNT ini harus tepat waktu dan tidak acak-acakan lagi,ucap nya.

Di tempat terpisah Opik selaku suplayer mengatakan,”Keterlambatan pendistribusian BPNT ini,karana kesulitan dalam mencari bahan baku nya,seperti daging ayam,sekarang ini sangat sulit sekali, apa lagi sekarang di tengah tengah pandemik Covid 19,daging ayam sangat sulit, dan mahal harga nya.

Sampai berita ini muncul pihak Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan ( TKSK ) sulit untuk di temui.(Tong ISC).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *