Bojonegoro, Indoshinju.com
Pada Kamis (7/5/2020) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Selenggarakan Konferensi pers bertempat di Pendopo Malowopati Bojonegoro, membahas terkait, Rapid test yang dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bojonegoro di pasar induk kota Bojonegoro diketahui 87 orang dinyatakan reaktif. rapid test dari 269 pedagang. Banyaknya jumlah pedagang yang dinyatakan reaktif membuat Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah berencana menutup dan menata ulang sirkulasi Dalam pasar.
Dalam konferensi pers tersebut Hj.Anna Mu’awanh menyampaikan
“Dengan banyak pedagang di pasar kota yang dinyatakan reaktif (positif ) Covid _ 19 kemungkinan pasar akan ditutup. Selanjutnya pasar akan kita tata ulang dan diterapkan pembatasan jam operasional pasar atau mencari alternatif lain”Kata Bupati Bojonegoro.
Bupati Bojonegoro juga Menyampaikan Bahwa dari 86 pedagang yang dinyatakan reaktif, 75 orang diantaranya berasal dari Bojonegoro. Sedangkan sisanya sejumlah 11 orang berasal dari Kabupaten Tuban. Pedagang pasar yang dinyatakan reaktif dalam rapid test akan segera di isolasi. Pemkab Bojonegoro berencana akan memberikan bantuan kepada keluarga pedagang yang di isolasi.
“Bagi pedagang yang di isolasi, kita akan berikan bantuan kepada keluarganya sebagai pengganti makan sehari-hari. Bantuan bisa berupa uang tunai atau sembako”. Pungkasnya.
Bupati Bojonegoro juga menegaskan bahwa, pihaknya akan menyasar pasar-pasar lain di Bojonegoro untuk dilakukan rapid test.


Pada acara yang sama Kapolres Bojonegoro, AKBP M. Budi Hendrawan ikut mengawal jalannya rapid test di Pasar kota menyampaikan “jika pedagang masih belum sepenuhnya menerapkan physical distancing, Pedagang dan pembeli tampak masih saling berdekatan, padahal pemerintah sudah menganjurkan agar menerapkan jarak fisik untuk mencegah penyebaran COVID-19. Beberapa diantaranya ada yang tidak memakai masker pada hal dari 86 pedagang tersebut adalah pedagang keliling ” Tutur Kapolres Bojonegoro.
“Dihimbau kepada masyarakat, agar hati-hati dan tetap menerapkan protokol COVID-19. Jika membeli ke pedagang keliling, harus tetap pakai masker dan cuci tangan.jangan merasa aman, padahal sebenernya berpotensi tertular virus corona, tetap waspada jaga diri dan keluarga serta lingkungan, Pungkas Kapolres.(ISC.Red).


