Kuningan Baca ( indoshinju.com) – Umat Muslim merayakan Idul Adha setiap 10 Dzulhijjah dalam kalendar islam.
Hari ini juga disebut Lebaran Haji karena bertepatan dengan ibadah haji. Ada juga yang menyebut Lebaran Kurban karena mereka yang mampu diwajibkan menyembelih hewan kurban dan membagikan dagingnya kepada masyarakat yang kurang mampu.
Seperti yang dilakukan oleh keluarga besar almarhum sunaryo Rt 18 Rw 07 dusun wage desa sampora kecamatan cilimus kuningan jawa barat, hampir setiap tahun keluarganya selalu melakuka kurban, walaupun hanya satu ekor sapi namun setiap tahunya selalu rutin berkurban.
Ditahun ini kami masih diberi rizki oleh allah SWT sehingga masih bisa melakukan ibadah kurban. satu ekor sapi gemuk sehat sesuai aturan yang di tentukan islam bahwa hewan kurban yang paling utama adalah hewan yang sehat tidak berpenyakit.
Harap sarwo edi salah satu dari keluarga almarhum sunaryo, Mudah mudahan ditahun depannya keluarga kami masih diberi umur sehingga bisa menjalani ibadah kurban, sekaligus untuk mengenang kisah dari nabi ibrohim As dan anaknya nabi ismail atas kesabaran dan ketaatan keduanya kepada Allah.
Ini juga sekaligus pelajaran untuk kita semua. Setiap Iduladha tiba, cobalah untuk mengingat kisah ini agar menjadi manusia yang sabar dan selalu taat kepada Allah, karena pada akhirnya Allah akan membalas seluruh perbuatan baik yang dilakukan.
Adapun kata qurban yang dipahami, berasal dari bahasa Arab, artinya pendekatan diri. Kata tersebut memilik maksud menyembelih binatang ternak sebagai sarana pendekatan diri kepada Allah. Inilah ikhtiar kita melawan hawa nafsu untuk mendekat kepada Allah sang maha pencipta. Sejatinya itulah kebahagiaan tertinggi di hati setiap insan bertaqwa.
Reporter: (DEDE) S)


