Karawang, jabar Indoshinju.com Sabtu, 18/12/2021 Akses jalan singaperbangsa dari Kecepet Desa Mekarmaya Kecamatan Cilamaya wetan menuju Pasirukem Kecamatan Cilamaya Kulon, lama dibiarkan rusak.
Selain melayangkan surat perbaikan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Karawang dan sejumlah Kepala Desa (Rawagempol Wetan, Cilamaya, Mekarmaya dan Sukatani) juga di dorong layangkan surat protes dan permohonan perbaikan akses jalan kepada perusahaan BUMN yang kendaraannya sering melintas, seperti Samator Gas dan Pertamina EP yang berlokasi di Sukatani dan Pasirukem.
Geram karena diduga tidak peduli,di banding pengusaha dedek yang menurunkan material pengerasan, Camat Cilamaya Wetan ancam blokir kendaraan Samator dan Pertamina EP Asset 3 Subang Field yang melintasi jalur tersebut.
Saya minta beberapa kades khususnya Cilamaya, Rawagempol Wetan, Mekarmaya dan Sukatani berkirim surat dan ditandatangani juga oleh nya selaku Camat untuk layangkan surat protes.Untuk meminta perbaikan jalan, jika tidak di tanggapi juga, kita coba tutup sementara lalu lalang kendaraan Samator dan Pertamina EP yang melintasi jalan tersebut,kata Basuki Rachmat, Camat Cilamaya Wetan, Jumat (17/12).
Lanjutnya,setiap hari sebut Camat, kendaraan Samator melintasi akses jalan tersebut dari dan menuju tempat ekplorasi Migasnya di Wilayah Sukatani dan Pasirukem, ini sebutnya memperparah kerusakan jalan sekitar 1 kilometer, khususnya mulai dari BRI Mekarmaya sampai pertigaan sekitaran SMKN 1 Cilamaya.
“Kasihan pengendara dan masyarakat yang sering terjatuh, mereka (kendaraan Samator) yang memperparah kerusakan sejak musim penghujan, tapi kepeduliannya rendah, ” Tandasnya.

Sebelumnya Kades Rawagempol Wetan mengapresiasi kepedulian pengusaha dedek asal Cilamaya yang menurunkan bantuan material pengerasan untuk jalanan berlubang di sekitaran akses Kecepet – Sukatani. Selain mengajukan ke PUPR, pihaknya juga siap menggalang surat ajuan yang di rekomendasikan Camat ke pihak Kendaraan Samator.
“Ada yang peduli dari pengusaha beras dan dedek, kita dorong ke PUPR Karawang dan Samator sesuai arahan camat, ” tutupnya.(Pri/Red).


