HEBOOH ” IDE BODOH DANA ABADI MIGAS KAB.BOJONEGORO “

Indoshinju.com – Bojonegoro  – Minggu 06/05/2018. akan lad agi berkah keluar dari migas biasa. Karena dalam 3-4 tahun lagi adalah masa-masa dimana dana bagi hasil (DBH) migas sedang tinggi-karena pemulihan biaya sudah selesai. Apa artinya?

Artinya pemerintah Kabupaten Bojonegoro akan mendapat suntikan dana yang besar untuk APBD Bojonegoro. Inilah yang membuat APBD Bojonegoro menggunakan angka 3.4 Trilyun pada 2019. Angka yang fantastis ini membuat Bojonegoro memiliki APBD tertinggi kedua di Jawa Timur.

Kalau mau berpesta, inilah saat yang tepat. Anggaran sebesar ini, jika dipakai jalan, gedung, bangunan, masjid, sekolah, rumah sakit, jembatan dan infrastruktur lain, pasti Bojonegoro akan mengalami perkembangan fisik yang luar biasa.

Uang yang dibutuhkan akan terhubung langsung dengan masyarakat juga bisa. Bak durian runtuh, uang ini langsung bisa membuat seluruh masyarakat bahagia Bojonegoro.

Pertama, yang harus diketahui bahwa ide dana abadi di Bojonegoro ini adalah yang pertama di Indonesia.

Orang-orang dari Jakarta, Bojonegoro ini bagai debu di padang pasir. Tidak mungkin pemerintah pusat membuat regulasi khusus untuk Bojonegoro.

Dana dana abadi atau dana abadi / dana sovereign yang sudah diterapkan di Kuwait, Rusia, Kazakhstan, Norwegia dan beberapa negara lain dengan skala yang lebih besar di Bojonegoro.

Kedua, sebenarnya di indonesia pemerintah baru-baru ini telah menerapkan konsep pendanaan abadi LPDP menjadi dana abadi pendidikan. Lantas, kenapa Bojonegoro tidak bisa?

* Apa itu dana abadi migas?

Gagasan dana abadi migas adalah untuk menabung sebagian DBH migas untuk menjadi investasi abadi. Karena yang harus kita ingat adalah saat akan habis.

Mungkin dalam 6-8 tahun, DBH migas akan mengalami penurunan luar biasa, hingga bahkan habis sama sekali. Pada saat itu APBD akan turun drastis.

Jika itu terjadi, mungkin kita sudah tidak dapat lagi untuk dana anak-anak, tidak ada lagi dana untuk kesehatan, tidak ada lagi dana besar untuk pembangunan infrastruktur.

Dengan dana abadi migas maka kami punya investasi abadi untuk melengkapi pendidikan bagi seluruh siswa Bojonegoro, bahkan sampai jenjang perguruan tinggi.

Pertama. Jika dana abadi migas disahkan, para kontraktor dan pemborong akan kehilangan potensi yang diperoleh proyek pemerintah. Kehilangan kesempatan untuk foya-foya digunakan uangnya.

Kedua. Pemimpin yang tidak bijak, hanya ingin terlihat sebagai pahlawan. Bisa bagi-bagi proyek dan bagi-uang sesukanya. Jika dana abadi migas disahkan, otomatis dia harus melakukan ini.

Ketiga. Banyak masyarakat yang masih belum paham, bahkan belum tentang hal ini.

* Di pilkada 2018 ini, hanya MK yang tepat yang akan melengkapi perjuangan dana abadi migas. Yang lain teriak-teriak pro rakyat, tapi mereka tidak mau memperjuangkan dana abadi migas. *

Sekarang semua terserah kita. Apakah kita mau tinggal diam, atau ikut mendukung dan bergerak informasi itu pada orang lain.

Penjelasan dari tokoh masyarakat sebagai Sumber berita JOKO ADI SUNARYO yang di lansir oleh media indoshinju.com, (Shinju.red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *