Karawang – indoshinju.com – Semakin lama semakin menjadi para pemborong yang nakal yang di duga mengerjakan proyek asal-asalan, karena sudah terlihat jelas dari hasil pekerjaanya yang mengakibatkan keretakan pada pengecoran rabat beton, padahal baru sekitar seminggu setelah selesai pekerjaannya.
Pada saat tim media online indoshinju survei ke lokasi di Desa Mekar asih kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang ,Rabu 11/07/2018.
Melihat kondisi Coran tersebut sudah retak sekitar 50 meter,juga menurut nara sumber yang kami temui,salah satu warga yang kebetulan ada di lokasi sebut saja pak Sarman( nama samaran), mengatakan,” pak ko ini jalan baru selesai di Cor sekitar kurang lebihnya satu Minggu sudah pada retak, padahal belum pernah di lewati mobil atau kendaraan bermotor yang bebannya berat, kalau pekerjaan seperti ini maka jalan ini akan cepat hancur juga tidak kuat lama”, pangkas warga tersebut ke media.
“Dengan adanya kejadian seperti ini bisa gak sih para pejabat terkait sidak dan bertindak tegas ke pemborong juga kalau bisa beklis CV pemborong yang kerjanya asal-asalan,” tambah pak Sarman.
Jadi seperti ini yang terjadi apabila dari DPUPR ( Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) khususnya pengawas yang di duga sangat lemah dalam menjalankan tugasnya sebagai pengawas.
Kalau dari pihak dinas terkait terus berdiam tidak ada respon dengan adanya kejadian-kejadian ini,maka pemborong tersebut bisa saja akan terus mengulang pekerjaan yang sama pula,kalau bisa di berikan sanksi agar mau memperbaiki kinerjanya.
Jadi kami dari media online indoshinju.com menyampaikan keluhan warga Desa Mekarasih melalui dengan pemberitaan ini.( Ed, pri, tim isc Karawang) Jawa barat.


