SUBANG – JABAR – INDOSHINJU.COM
Pada hari Rabu, 03 April 2019.
Hasil pantauan awak INDOSHINJU. COM untuk wilayah kecamatan. Blanakan sudah 2 tahun dan sampai berita ini diterbitkan terkait Program Indonesia Pintar (PIP) mangkrak dan amburadul.

Menurut kepala sekolah, beberapa waktu yang lalu ketika dikonfirmasikan terkait Program Indonesia Pintar (PIP) dirinya memberikan keterangan terkait masalah PIP dan ketika ditanya oleh awak media, kami sebagai perwakilan kepsek sekecamatan Blanakan entah itu dari SD, SMP ataupun dari SMA. Sedang mempertanyakan terus menerus permasalahan bantuan dari Presiden Jokowi, Salah satunya kartu PIP.

Kenapa hanya kecamatan Blanakan yang mangkrak, tambah kepsek. Ketika kami mencoba mengeceknya ke pihak BRI setempat ternyata nominal di rekeningnya kosong, entah kenapa saya juga merasa bingung.
Lanjut kepsek, harapan kami khusunya pada Bapak Presiden serta Bapak Bupati Subang semoga permasalahan ini cepat bisa ditangani, ungkapan kepsek kepada awak media yang namanya tidak ingin disebut.

Dilain pihak sebut saja Ibu Ade, mereka mempunyai anak yang bersekolah di SD dan SMP.
kami merasa tidak diperhatikan atau disepelekan dari pihak pemerintah, Kenapa di Kecamatan kami sekecamatan Blanakan tidak mendapatkan bantuan dana PIP sementara di Kecamatan lain dan seindonesia bisa cair, harapan kami, kami bisa dikategorikan kurang mampu untuk mendanai anak-anak kami agar melanjutkan mereka ke pendidikan yang lebih tinggi, tandasnya
Ibu Ade juga menambahkan, kiranya pemerintah pusat bisa mengecek langsung lokasi atau kesetiap sekolah agar permasalahan ini agar cepat tuntas, tutupnya. (ISC.Muh)


