Indoshinju.com – Kuningan – sungguh ironisnya balita usia 3 bulanan badannya keluar bintik cacar api hingga membiru sampai meregang nyawa di duga lataran obat penurun panas.
Data yang di himpun dari beberapa sumber warga desa Manis Kidul Jalaksana Kuningan Jawa Barat yang tak ingin disebutkan namanya, kurang lebih tiga bulanan ada kejadian warganya pempunyai seorang anak balita berusia umur 3 bulanan pengalami panas di malam hari, di pagi hari pihak orang tuanya memeriksakan kepuskes Jalaksana lalu diberi obat penurun panas pasidol, di minumkan obat penurun panas,
Namun balita tersebut keluar bintik bintik cacar api di bagian tangan, lalu di minumkan obat penurun panas yang kedua, namun bukannya tambah sembuh tapi malah keluar bintik bintik hitam di seluruh tumbuh, lama kelamaan seluruh badan balita menjadi biru dan akhirnya balita itu tidak tertolong sampai meregang nyawa, jelasnya kepada media.
Hal ini mejadi pertanyaan bagi warga, jangan jangan pihak puskes Jalaksana kurang cermat dan teliti dalam memeriksa dan memberikan obat kepada balita tersebut.
Maka kami sebagai warga meminta kepada pihak kepolisian baik polsek setempat ataupun polres Kuningan agar menyelidiki kasus kematian balita usia umur 3 bulanan yang terjadi di warga Desa kami, di duga lantaran obat penurun panaskah apa ada kelalaian dari pihak puskes Jalaksana apakah ada motif lain.
Diharapkan turunnya pihak kepolisian dapat mengungkap kematian seorang balita yang menurut warga kematianya kurang wajar.
Disisi lain ketika pihak media konfirmasi kepada puskes Jalaksana Anina M. Kasubag TU menjelaskan, pemang balita asal desa Manis Kidul waktu di periksa di puskes jalakaana pengalami panas lalu di beri obat penurun panas pasidol tapi masalah ini sudah di selesai dengan pihak keluarga.
Namun ketika pihak media mempertanyakan penyelesaian seperti apa, jawaban Anina sangat singkat selesai tidak ada apa apa.

Hal ini mejadi sebuah pertanyaan besar bagi awak media, ditambah pihak puskes malah mengarahkan pihak media untuk konfirmasi kepada dinas kesehatan Kuningan yang jelas jelas dinas kesehatan Kuningan tak akan tahu kronologis sepenuhnya terkait kematian balita yang menurut warga kematianya sangat tidak wajar,
kebetulan pihak dokter puskes ini sedang sibuk melayani pasien sebaiknya datang saja kepada dinas kesehatan Kuningan karna pihak dinas sudah mebackup permasalahan ini, jika ada rekan media menanyakan suruh datang saja kedinas.
Tambah Anina, barusan saya telpon pak Dadang Sukmana SKM kepala puskes jalaksana, kebetulan sedang ada kegiatan di luar jadi suruhnya silahkan konfirmadi saja kepada Dinas kesehatan Kuningan, suruhnya kepada media. (DEDE S)


