BERTEMPAT DI WAG SOKO – TUBAN FESTIVAL KAMPUNG KELIR PRAMUKA 2018 ZONA 8 TUBAN – BOJONEGORO.

Tuban – indoshinju.com – Bertempat di WAG Desa Gunung Anyar, Kecamatan Soko Kabupaten Tuban, mulai tanggal ( 27-30/07/2018 ),

Kegiatan Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka 2018 Zona 8 di mulai, dengan tema dan motto, Melalui kampung warna warni ciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan masyarakat yang damai, setyaku kudarmakan, darmaku kubaktikan.

Kakak Windu Budiati. SKM dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, saat memberikan pembekalan di hadapan sekitar 200 Penegak dan Pandega, Jumat, ( 27/07/2018 ), menyampaikan Sosialisasi tentang Perilaku Hidup Sehat dan Bersih /PHBS.

“ Kegiatan Pramuka sedapat mungkin mengikuti perkembangan zaman yang semakin modern, dengan pembekalan ini di harapkan nantinya mereka akan memberikan pemahaman terhadap masyarakat di sekitar Kampung Kelir, sambil berbakti demi tertatanya kawasan yang bersih dan indah juga sebagai penyuluh untuk mengenalkan masyarakat untuk hidup sehat,” papar Kakak Windu.

“Pramuka bersama masyarakat merajut persaudaraan dalam warna warni Indonesia, Wirakarya kampung kelir Pramuka di harapkan tidak hanya menjadi kampung yang Indah, bersih, sehat, akan tetapi juga menyebarkan semangat menjaga lingkungan agar tumbuh generasi sehat.” imbuh Kakak Windu yang hadir bersama rombongan dari Dinas Kesehatan Tuban yang menyediakan P3K dan Sosialisasi PHBS.

Perlu di ketahui bahwa kegiatan Festival Kampung Kelir Pramuka ini di ikuti oleh 1000 peserta dari Penegak dan Pandega dari Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro.

Avita fidyaningrum, penegak/Pandega dari SMAN I Sumberjo Bojonegoro saat di tanya kesannya mengikuti kegiatan ini mengatakan kegembiraannya ” saya senang sekaligus bangga dapat mengikuti Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka 2018 ini, sebab kami terpilih atas dasar rekomendasi dari Kwartir Ranting, semoga kami mendapatkan pengalaman yang sangat berharga,” kata Avita semangat.

Didik Darmadi, S.Pd,wakil ketua. Andalan cabang urusan binamuda Kwarcab Tuban.
Kepada Jurnalis saat mendampingi sosialisasi PHBS menyampaikan.

“ Setelah giat ini warga bisa menjalankan PHBS, sekaligus memperkenalkan WAG sebagai Kawasan Wisata, sehingga di harapkan bisa meningkatkan kesejahteraan warga, Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka 2018 di laksanakan selama empat hari tiga malam dengan sistem pengabdian masyarakat,

Pramuka Penegak dan Pandega melakukan kegiatan bakti masyarakat berupa pengecatan rumah dengan model kelir/warna warni, peserta akan mengabdi dengan cara menempati rumah warga, satu rumah di tempati oleh 10 Pramuka Penegak dan Pandega yang di bagi 5 putra dan 5 putri,” jelas Kakak Didik.

“ Kegiatan ini diharapkan memiliki tujuan agar terciptanya lingkungan masyarakat yang bersih dan sehat, meningkatkan potensi Wilayah yang di jadikan tempat kegiatan, Pramuka Penegak dan Pandega mampu menjadi patriot lingkungan di daerahnya masing – masing, terwujudnya sinergritas masyarakat dan Pramuka yang di wujudkan dalam karya bakti serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kesadaran terhadap lingkungan.” papar Kakak Didik mengakhiri. ( AGUS ).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *