Karawang indoshinju.com. Ini salah satu contoh,proyek pemerintah melalui dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) kabupaten karawang, yang menujuk rekanan kontraktor tidak selektif, di Duga bukan pada ahlinya,dan lemah nya pengawasan dari dinas terkait. Yang menjadikan pengerjaanya di duga asal jadi, demi meraup keuntungan yg banyak.pasalnya, pada pengerjaan pengecoran jalan di dusun ceplik desa kertawaluya kecamatan tirtamulya kabupaten karawang,jum,at 6/7/2018,
Sehari kemudian dah retak di beberapa bagian badan jalan,sebagaimana yg di tuturkan salah satu warga, kepada indoshinju.com, inisial Ag,.”pengecoran di ceplik ini di lakukan malam hari tanpa ada pengawasan dari dinas terkait, dan tidak adanya penerangan lampu.”besoknya saya lihat hasil beton nya pada retak retak seperti abis gempa.”jelas Ag.
lanjut Ag,menjelaskan “bahwa pelaksana lapangannya “AR” anaknya haji burhan…..parahnya lagi AR, bahkan tidak mau bayar jasa atur parkiran kepada karang taruna setempat….yang telah membantu memperlancar proses pengecoran jalan ceplik..jelas.Ag. (endang)


