Bojonegoro indoshinju.com – , Selasa, 10/04/2018. Pencarian korban tenggelam di sungai bengawan solo warga Dusun Krandon Desa Kadungrejo Kecamatan Baureno Bojonegoro akhirnya membuahkan hasil.
Kastur (53) Korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa (10/04/2018) sekitar pukul 20.30 WIB ditengah aliran Sungai Bengawan Solo, oleh saudara Maksun (48), warga Desa Kebomelati Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban pada saat itu sedang mencari ikan dan sebelumnya Maksum mendapat kabar kalau warga Desa Kadungrejo yang tenggelam belum ditemukan.
Yang sebelumnya Kastur (Korban Tenggelam) dikabarkan bahwa Tenggelamnya berawal pada Senin kemaren saat korban mandi dan sambil mencari kayu bakar di sekitar Sungai bengawan Solo, kemudian Nadi (40) yang sedang menambang pasir melihat korban minta tolong ditengah aliran Sungai Bengawan Solo yang berusaha menolongnya dengan memberikan bambu panjang, namun korban sudah tidak berdaya dan akhirnya tenggelam.
Korban pertama kali ditemukan oleh saudara Maksun warga Desa Kebomelati Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban. Saat Maksun sedang mencari ikan dengan menggunakan perahu melihat ada orang yang terapung di tengah aliran Sungai Bengawan Solo masuk Dusun Kadung Desa Kadungrejo Kec. Baureno Kab. Bojonegoro, Maksun yang sebelumnya sudah mendapatkan kabar bahwa warga Desa Kadungrejo yang tenggelam tersebut Maksun langsung memberi kode sinar lampu senter ke warga Desa Kadungrejo yang kebetulan masih mencari korban di tepi sungai bengawan solo, kemudian beberapa warga tersebut langsung menghampiri Maksun dengan menggunakan perahu kemudian menepikan mayat tersebut, dan di diketahui mayat tersebut adalah tetangganya yaitu Kastur, kemudian warga memberitahukan penemuan tersebut kepada Perangkat Desa dan melaporkan penemuan tersebut ke Polsek Baureno.
Kapolsek Baureno AKP Marjono saat dihubungi membenarkan telah ditemukannya warga desa Kadungrejo yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo pada Senin 10/04/2018 sekitar pukul 20.30. Dan menjelaskan bahwa hasil otopsi pemeriksaan luar oleh petugas medis, terdapat luka lebam seluruh tubuh karena air sehingga korban murni meninggal akibat tenggelam dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.
“Saat ini korban sudah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan” ujar AKP Marjono. (Hendri/Shinju)


