Lamongan Indoshinju.com _ Pilkades Serentak sekabupaten Lamongan yang di laksanakan pada Hari Minggu ( 15/9/2019) pada Pukul 7.00 Wib , merupakan momentum tersendiri bagi warga Masyarakat Lamongan untuk Berdemokrasi yang baik ,yang benar , dan yang santun.
di awali dari tingkat Ke RT – RW sampai ketingkat Pilkades ( Pilihan Kepala.Desa ).dari sinilah yang sebenarnya untuk menentukan sikap.
Memilih , menimbang ,dan memutuskan
Untuk memilih Calon Pemimpin yang terbaik diantara yang baik
Di karenakan dari sinilah dari tingkat Pedesaan , Pemimpin Desa ( Kades) merupakan ujung Tombak awal untuk
Memajukan , memakmurkan Desanya , baik di bidang Ekonomi , Pembangunan , Pertanian
dan Insfratruktur Lainya .
Pemikiran rakyat semakin pintar dan cerdas ,Rakyat butuh kepastian bukan janji – janji , Rakyat butuh Kenyataan bukan bayang – bayang. Rakyat butuh Pemimpin yang Transparan , Terbuka
Yang bisa ngayomi Rakyatnya ,menghormati Rakyatnya
Santun dalam berkata bukan Arogan yang di tampakanya .
Terkait sekian banyak Kades Petahana
Yang tidak terpilih di Pilkades Serentak
2019 Sekabupaten Lamongan
Tentunya menjadi koreksi diri ,untuk merenung , Mengevaluasi atas kerja dan kinerjanya.bukan lagi menjadi Rahasia umum dalam mencalonkan diri
Menjadi Cakades yang baru maupun Incambent ,berusaha, berupaya untuk mendekati ,bersimpati ,memberi ,menyumbang Rakyatnya ,merangkul semua pihak bahkan keluarkan uang Recehan
Sampai Gebokan ,tawarkan program , Visi dan Misi terpaparkan agar masyarakat berempati Namun kegagalan yang terjadi,semua itu hanya Rakyat itu sendiri yang tahu.
Salah Satu Mantan Kepala Desa yang Namanya tidak mau di Mediakan Berdikusi dan bertutur kata kepada Awak Media (17/9/2019) , Rumah Tinggalnya Terkait sekian banyak Kades Petahana tidak terpilih di Pilkades Serentak 2019 nyatakan banyak Faktor dan sebab terkait hal itu
Seperti yang Mas sampaikan dan tulis di lembaran itu ,Namun tidak kalah pentingnya adalah faktor( X) salah satu contoh adalah Warga menghendaki Pemimpin Baru , Baik itu pada mereka yang pernah menjabat Satu Periode (6) tahun, maupun dua periode (12) tahun.
Apakah itu faktor kejenuhan atau menganggap Pemimpin itu tidak layak ,tidak amanah dan tidak berhasil membawa desanya maju belum lagi pemimpin yang berpenampilan serba mewah sedikitpun tidak punya Rasa malu,Sementara Rakyatnya ada yang kelaparan , ada warga yang sakit tidak menjenguknya dengan dalih banyak urusan ,belum lagi para botoh-botoh yang berkeliaran sesunggunya mereka inilah yang merusak sendi- sendi Demokrasi , merusak Tatanan ,dan anti kemapanan karena sepak terjangnya.
bisa menggagalkan ,meloloskan Cakades yang baru maupun Petahana
Inilah menurut saya beberapa Faktor yang menyebabkan kandasnya sang petahana dalam kompetisi Pilkades serentak sekabupaten Lamongan
Katanya. ( Irawan)


