AYO MBESO Karo Waranggono Tayub, NING PENDOPO MALOWOPATI BOJONEGORO

BOJONEGORO – INDOSHINJU.COM – adalah salah satu kesenian rakyat yang berbentuk tarian pergaulan yang di sajikan untuk menjalin hubungan sosial masyarakat.
kata tayub bisa di artikan di ” tata ” ben podo ” guyub “.

Bojonegoro termasuk salah satu daerah yang masih memiliki kesenian tayub yang masih berkembang di era modernisasi,

Meskipun peminatnya hanya kalangan tertentu.
sebagai upaya peningkatan kapasitas seniman Tayub, mereka akan mengikuti rangkaian kegiatan workshop selama 2 hari dan di akhiri dengan pergelaran seblak sampur.

dalam rangka menyambut HJB mereka menyisihkan waktu khusus untuk bisa tampil bersama dengan jumlah sekitar 27 orang waranggono tayub, 20 pengrawit dan 4 orang pramugari.

pentas bersama yang dilaksanakan di pendopo malowopati pemkab Bojonegoro menambah semangatnya.

terlepas dari itu tayub tanpa mbeso ibarat sayur kurang garam, dimana ada pergelaran tayub pasti ada penggemar kesenian itu, apalagi bisa ” mbeso ning pendopo “.

dengan demikian kita bisa mewujudkan sebuah momen yang berharga, bisa ” mbeso bareng warangggono sak kabupaten ning pendopo malopopati pemkab Bojonegoro “.(Shinju)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *