Lamongan Indoshinju.com –Warga Masyarakat Babat Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan menjadi Resah adanya Air Sungai Bengawan Solo yang sekarang berubah Warna menjadi Hitam pekat dan yang tidak layak untuk di kosumsi ,Terutama bagi Warga Masyarakat yang Rumah tempat tinggalnya dekat dengan Aliran Sungai Bengawan Solo.
Seperti:
Kelurahan Banaran,Kelurahan Babat , Desa Bedahan, Desa Truni Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan
Dan juga ada di tetangga Desa , seperti Dusun Mandungan ,Pencol wilayah Desa Widang Kecamatan Widang Tuban.
Semua menjadi Resah Pasalnya Warga Masyarakat yang Berdomisili dekat Bantaran sungai Bengawan Solo di Musim Kemarau Untuk Keperluan sehari – harinya.
Gunakan Air sungai Bengawan solo.
seperti Mencuci dan Mandi di karenakan di Musim kemarau untuk Sumur bor Sumbernya kering.
Dampak sisi lainya adalah para Petani yang sehari- harinya untuk Arealan pertanianya gunakan Air Bengawan Solo.
Informasi yang di dapat Sementara para Petani Arealan berhenti tidak memompa menunggu pulihnya warna Air Bengawan Solo di kuatirkan ada dampak pada Tanaman Padi dan tanaman Lainya.
Senen (9/12/2019).
Salah satu warga Masyarakat Desa Bedahan Sugiyanto Tanggul kantong Kepada Awak Media menyatakan Tercemarnya Air Bengawan solo yg berubah Warna menjadi hitam entah itu di duga tercampur limbah atau sengaja Limbah di buwang atau alirkanya ke Sungai Bengawan Solo adalah tindakan yang tidak terpuji dan bentuk perbuwatan melawan Hukum di karenakan sudah merugikan Hajat orang banyak.
Anda lihat PDAM dan Petro Ambil Airnya ada di Bengawan Solo dan itu di kosumsi orang Banyak .
Ikan banyak yang mati, Habitat ikan akan Musnah , karena embrio- embrio ikan
Akan punah.

Harapan kami adanya Pencemaran Air Bengawan solo untuk pihak – pihak terkait seperti Lembaga Lingkungan Hidup dan intansi terkait baik yang berada d Kabupaten Bojonegoro, Tuban ,dan Lamongan , Bertindak cepat untuk menanganinya
Agar di Tahun – tahun mendatang tidak terulang kembali,,” Tukasnya.( Irawan).


