Karawang,jabar Indoshinju.com Minggu,27/6/2021 Warga RT : 10/04 desa Sarimulya kecamatan kota baru kabupaten karawang provinsi jawabarat,butuh perhatian pemerintah.
Pasalnya,rumah pasang suami istri (Pasutri ) bapak Iso dan ibu Julaeha ( Eundeuh ) itu tergolong keluarga kurang mampu dan rumah nya hampir ambruk.
Ketika Indoshinju.com datang untuk berkunjung ke lokasi dan mendokumentasikan rumah tersebut. Tampak terlihat dinding serta plafon yang terbuat dari anyaman bambu itu sudah rapuh dan bolong.
Bahkan, tak hanya itu, menurut pengakuan pasutri itu, apabila musim hujan tiba rumah nya bocor tak terhindarkan.
“Rumah kami sudah lama seperti ini, dinding bolong, plafon di sanggah bambu genteng tak teratur dan seringkali bocor di khawatirkan ambruk menimpa kami,” keluhnya bapak Iso di dampingi Istri Kepada Indoshinju.
Iso yang berjualan dagangan cilor atau cilok sulit untuk menjajakan dagangan, disebabkan Covid-19 dan harus mematuhi anjuran pemerintah.Tempat mangkal dulu tak seramai tahun-tahun sebelumnya,berangkat dari inisiatif Iso pun menjajakan jualannya dengan keliling ditemani motor butut sehari-harinya.
Lanjutnya,pasangan pasutri ini bercerita tentang bagaimana caranya untuk mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu) menjadi rumah layak huni (Rulahu).
Ibu Julaeha alias Eundeh mengatakan ke Indoshinju.com,” Kalau nanya-nanya sih sudah,tentang bagaimana mendapatkan bantuan rulahu,bahkan bikin proposal sudah apapun yang berhubungan dengan rulahu kami sudah”.
Sampai sayapun pinjam kesana kesini demi membuat proposal pengajuan tapi tetap belum ada yang peduli,entah dari pemerintahan desa Sarimulya atau yang pemerintah kabupaten,harapnya dan diamini oleh bapak Iso.
Betul,pengajuan bantuan rutilahu sudah ada 3 Tahun kebelakang,bahkan sebanyak 4 proposal, karna harus ganti lagi tapi yaitu tadi belum ada yang peduli mungkin belum milik,sedihnya.
Dengan raut wajah penuh kecewa Iso menambahkan komentarnya ” Sebulan yang lalu ada survey datang kesini (rumah),katanya dari Dinas, tapi tak ada kelanjutan lagi,tapi di Rt lain masih di desa ini sudah ada pembangunan rutilahu,” katanya.
Iso pun berharap masih ada peluang kedepannya untuk bantuan rutilahu ini,saya harap ada bantuan pembangunan rumah tidak layak huni dari Pemerintah Daerah atau Pemerintah Pusat untuk pembangunan rumah kami,” harapnya. (Isc/Red).


