WABUP HADIRI PELANTIKAN PENGURUS DPC GAPEKSINDO BOJONEGORO PERIODE 2017 – 2022

Bojonegoro indoshinju.com –  siang ini (7/11) bertempat di aula Hotel Aston Bojonegoro telah dilantik Pengurus DPC Gapeksindo Bojonegoro masa bhakti 2017-2022 oleh Ketua DPD Gapeksindo Adi Purwoto, SE. Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono, Kapolres Bojonegoro AKBP. Wahyu S. Bintoro, Kodim Bojonegoro Sutrisno serta DPC Gapeksindo Nganjuk dan Tuban.

 

Berdasarkan Hasil Muscab ke III Gapeksindo Bojonegoro Tanggal 6 Nopember 2017 dan dikukuhkan Surat Keputusan DPD Gapeksindo Provinsi Jatim Nomor:024/SK/Muscab III/3522/DPD/61.35/XI/2017 ditetapkan Susunan Kepengurusan DPC Gapeksindo Bojonegoro Periode 2017 – 2022 sebagai berikut: Ketua Harian: H. ASYAR GATUT AMANSARI, SE, Ketua I: Slamet Basuki, ST, Ketua II : Drs. Mulyoutomo, Sekretaris : Dwi Eko Firmansyah, ST, Sekretaris I: Dados Prakoso, ST, Bendahara : Amiarlin, SE, Bendahara I: Wiwik Nur Widiyanti, SE, Bidang Organisasi: Dony Hendriono, Bidang Sertifikasi dan Pelatihan: Umbul Sukaya, Bidang Operasi dan Pengembangan Usaha: Mochamad Arifin, Bidang Monitoring: Ahmad Pudjianto.

,
Dalam sambutannya Adi Purwoto, mengatakan selamat atas pengurus DPC yang dilantik. Gapeksindo keanggotaanya di Jawa Timur telah tersebar di seluruh Kabupaten/Kota, yang keanggotaannya kurang lebih 1.600 kontraktor.

 

Selanjutnya harapannya agar pengurus Gapeksindo dapat berkerjasama dan birinteraksi dengan seluruh jajaran yang ada baik pihak Pemkab, Kepolisian dan Kejaksaan, serta meningkatkan kualitasnya dengan mengikuti pelatihan-pelatihan yang diadakan, seperti pada dekat ini akan diadakan seminar SPSE IV lelang pengadaan Barang/Jasa dimana hal tersebut sangat penting terkait keterbukaan informasi dan pelaksanaan lelang pengadaan barang/jasa yang bebas KKN. Gapeksindo juga berkoordinasi dengan KPK dalam rangka sosialisasi anti Korupsi, ungkapnya.

 

 

Kemudian Wakil Bupati Bojonegoro , Setyo Hartono dalam sambutannya mengatakan bahwa di Bojonegoro dengan APBD yang besar belum bisa mengakomodir seluruh pengusaha dikarenakan banyaknya lembaga-lembga yang ada,

 

Di Bojonegoro telah mempunyai sistem keterbukaan publik melalui OGP (Open Goverment Partnership) dan sistem open data kontrak, jadi semuanya tidak ada yang ditutup-tutupi, sistem lelangnya gimana, pekerjaan ini anggarannya berapa, siapa pelaksananya, ungkapnya.

Selanjutnya Setyo Hartono mengatakan pula bahwa di Bojonegoro kekurangan tenaga tukang, kebanyakan untuk lulusan SMK banyak tertuju kepada jurusan elektronik, montir sehingga untuk tenaga tukang kurang sekali. selama ini untuk pekerjaan proyek tukangnya berasal dari jawa tengah seperti Kudus, semarang dan daerah sekitarnya. Oleh karena itu hal tersebut dapat menjadikan perhatian oleh Gapeksindo.

Pada akhir sambutannya, Gapeksindo agar selalu berkerjasama, berkoordinasi dengan Pemkab guna membangun Bojonegoro yang lebih baik.

 

Pada kesempatan itu pula Gatut Amansari setelah pelantikan, mengatakan bahwa Gapeksindo adalah merupakan bagian dari dunia usaha baik tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional yang berperan aktif dalam pelaksanaan jasa kontruksi, yang mempunyai unsur nilai kebangsaan dalam membangun bangsa dan negara, khususnya di Bojonegoro. oleh karena itu Gapeksindo menjadi rujukan. Dan berharap Gapeksindo dapat bekerja sama dengan semua pihak.(SHINJU)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *