BOJONEGORO Baca indoshinju.com – Selasa (29/8/2017) SMPN 2 Bojonegoro di jalan Dr. Wahidin Pagi tadi ada kegiatan yang membuat aktifitas lalulintas Terhenti sekitar tiga jam, di karenakan Ratusan Pelajar gurun guru, juga warga sekitar memadati jalan,
Sepanjang 300 meter jalan yang di gelar tikar dan di lapisi daun pisang sebagai wadah untuk tumpengan,terlihat sangat rapi dan berjejjer para pelajar , guru gurunya , juga para undangangan,
Kepala Sekolah SMPN 2 Bojonegoro, Lasiran, M.Pd menjelaskan, acara ulang tahun ini dilangsungkan bersamaan dengan HUT RI ke-72 dan HUT Bojonegoro ke-340, HUT SMPN 2 BOJONEGORO ke 58 , yang dikemas melalui tumpengan masal bertujuan untuk menjalin kebersamaan dan berbhineka. tentu berharap bisa bersatu melangkah maju, raih kesuksesan.
“Maka dari itu kita melibatkan semua komponen yang ada mulai dari guru, siswa, orang tua wali murid, komite sekolah, masyarakat, pedagang serta pejabat instansi pemerintah untuk bersama-sama berkarya, Selesai tumpengan nanti akan ada bedah buku isinya mengupas sejarah SMPN 2 dari tahun 1958 sampai dengan sekarang,” Unkapnya .
Selepas acara, Lukiswati selaku panitia acara, mengatakan acara syukuran massal memang baru kali ini dilaksanakan, dan kita juga buat acara ini beda , dan unik, juga untuk membuat kekompakan antara guru dan murid,serta pihak lain yang terlibat dalam kegiatan ini.
“Namun tiap tahun kita juga mengadakan acara seperti pada tahun lalu launching program karakter dipendabo dan akan terus berinovasi untuk tahun-tahun berikutnya,” Tambahnya .
Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, Hanafi Juga hadir ,dan memberikan nsambutan, menjelaskan bahwa Pihakny sangat mengapresiasi dengan diadakanya acara tumpeng masal ini secara tidak langsung dapat mendidik anak untuk meningkatkan kebersamaan, toleransi dan keakraban terhadap ruang lingkup sekitar sekolah.
“Tentunya para pelajar ini bagaimana agar bisa terus berbenah dan berinovasi untuk menciptakan pendidikan yang lebih baik lagi dan memililiki daya saing, kopetensi dalam setiap bidang pendidikan” tambahnya.
Reporter: Shinwe


