Sosialisasi Tahap 2 Pemberdayaan Tanaman Jarak Kepyar dan Ulat Sutra Desa Sumengko Kecamatan Kedungpring Lamongan

Lamongan _ indoshinju.com Suatu Usaha yang Patut di Apresiasi untuk di kembangkan 

Terkait Pembudidayaan Tanaman jarak Kepyar dan Ulat Sutra.
Dari Keduanya di dapatkan ada Nilai Positif untuk meningkatkan Perekonomian bagi Petani selain
Hasil dari panen Padi dan Jagung.
Giat Sosialisasi tahap 2  tentang Pembudidayaan Tanaman Jarak Kepyar dan Ulat Sutra di laksanakan di Desa Sumengko Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan , tepatnya di Rumah Heri Sekdes Sumengko Senin (2/12/2019), Pukul 9.00 Wib.

Hadir dalam Giat sosialisasi Umi Chomsatur Rochmah,SP, Dinas Kehutanan Propinsi Jawa Timur, para Korwil dan Korcab dari Kecamatan Pucuk, Babat, Kedungpring dan Sugio.
Umi Chomsatur Rochmah, SP,  dalam Giat Sosialisasi tahap 2
Memaparkan Pembudidayaan Tanaman Jarak Kepyar dan Ulat Sutra  Merupakan Sumber daya Alam  yang menghasilkan bahan baku SeratTextil, ini merupakan salah satu kegiatan Agribisnis

Yang mempunyai  Rangkaian Kegiatan yang cukup panjang ,yang di awali dengan Penanaman Pakan ,Pembibitan Ulat Sutra, Pemeliharaan Ulat Sutra, Prosesing Kokon, Pemintalan, Pertenunan dan Kerajinan lain “,Paparnya”.

Masih dalam Penjelasanya  Untuk Pembudidayaan Ulat  Sutra
Yang pertama di kerjakan adalah Penanaman Bibit Jarak kepyar dengan jarak tanam satu(1) m
Selama Tiga(3) bulan tanaman Jarak Kepyar sudah dapat di Panen, Daunya untuk pakan Ulat Sutra, Bijinya juga laku dijual untuk Bio Gas ,Hasil dari Panen baik dari Biji tanaman Jarak Kepyar dan Kepompong Ulat Sutra sudah ada yang menampung lewat Badan Koperasi .

Selanjutnya mengenahi Jenis Ulat Sutra yang akan di Budidayakan adalah jenis Ulat Sutra ERI SILK WORM   jenis ini adalah sangat cocok dengan Iklim Indonesia, Perawatan yg lebih mudah, kesediaan pakan yang mudah dan melimpah Ruah ,Siklus Pendek (22) hari
Dan sangat Bagus Kwalitas nya
,”Tegasnya”

Sementara Heri Sekdes Desa Sumengko Kedungpring Lamongan sebagai Penggagas dan Prakarsa atas  ide – idenya  membuwat Terobosan- terobosan Baru yang patut di Acung Jempol. Kepada Awak media nyatakan
Bahwa semua ini dilakukan semata- mata hanya untuk meningkatkan Penghasilan para Petani, atau.lainya yang mau membudidayakanya.
Kita tau bersama bahwa penghasilan Petani  rata- rata dari hasil panen Padi dan jagung itupun kadang- kadang  ada yang gagal .

Dari situlah gagasan ini timbul untuk di kembangkan sehingga nantinya Petani di musim kemaraupun masih dapat  menikmati hasil dari Pembudidayaan  Penanaman Jarak Kepyar dan Ulat Sutra.

Sembari memberikan contoh tentang cara – cara Pembuwatan Kandang untuk tempat Ulat Sutra.” Tuturnya,”( IRW).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *