Bojonenegoro _ indoshinju.com _ Pada 10 september 2019
Bertempat dihalaman masjid Nurur rohman desa suwaloh balen bojonegoro,panitia yayasan nurur rohim memberikan santunan anak yatim.
Aku dan pemelihara anak yatim, akan berada di surga kelak,” sabda Nabi Muhammad SAW, sambil mengisyaratkan dan mensejajarkan kedua jari tengah dan telunjuknya dalam hadis yang diriwayatkan Bukhari. Dari hadis tersebut, Nabi Muhammad SAW, memiliki perhatian yang sangat besar kepada yatim piatu.
Selain berpuasa, menyantuni anak yatim adalah salah satu amalan sunah yang disarankan Rosul saat bulan pertama pada penanggalan Hijriah yakni saat bulan Muharrom.
Saran Rosul menyantuni anak yatim selain puasa Asyura, jadi tradisi yang disebut Lebaran anak Yatim. Apa dasar dan ganjaran pahalanya?
Seperti diketahui, Bulan Muharram memilik banyak keistimewaan, untuk itu umat muslim disunahkan untuk memperbanyak amalan.
Setidaknya aada empat amalan sunah di bulan Muharram yang bisa dilakukan untuk memperbanyak pahala, dari puasa Asyura hingga menyantuni anak yatim.
Salah satu peristiwa penting yang terjadi pada bulan Muharram yakni hijrohnya Ralosululloh SAW dari Makkah ke Madinah.
Amalan yang bisa dilakukan termasuk puasa Tasua dan Asyuro.


masyarakat Indonesia menganggap bahwa tanggal 10 Muharrom (Asyura) adalah Hari Raya anak yatim.
Sehingga banyak yang menyantuni anak-anak yatim pada tanggal tersebut.
Acara yang diawali dengan sholat dluha berjamaah,tausiyah,pembagian santunan,dan diahiri dengan doa berjalan dengan hidmat.panitia santunan yayasan Nurur Rohim Bujel suwaloh berharap semoga tahun depan dibulan yang mulia ini lebih meriah dan penuh akan keberkahan dalam berbagi
Salam berkah. (Red.isc)


