BOJONEGORO. INDOSHINJU.COM
Pada 8/9/2025 Komisi A DPRD kabupaten Bojonegoro menggelar rapat kerja dengan agenda pembahasan Pilkades PAW dengan metode musyawarah desa. Berlangsung di ruang komisi A Dprd Kabupaten Bojonegoro.
Rapat dipimpin langsung oleh ketua Komisi A Lasmiran dihadiri oleh seluruh anggota komisi A, camat Bojonegoro, camat Balen, Camat Kapas dan juga tiga PJ kepala desa yakni Desa Sukorejo, Desa kapas dan Bulaklo hadir juga ketua BPD dari tiga desa tersebut.
Nampak Dalam Rapat tersebut Pemaparan Di awalai oleh Camat Bojonegoro ia menyampaikan “Pada dasarnya sudah siap melaksanakan proses PAW, mulai soal pendanaan yang sudah dianggarkan di APBDes perubahan dan juga kordinasi dengan forkopimcam, tingal menunggu juklak dan juknisnya dari BPMD.” Jelasnya.
Selanjutnya dari Kecamatan Kapas dan Kecamatan Balen, Namun hal senada juga disampaikan oleh camat Balen dan kapas.
Masih dalam Forum rapat tersebut wakil ketua komisi A Chairul Anam mengatakan “Pada dasarnya enam desa yang akan melaksanakan PAW lewat mekanisme musdes ini sudah siap,memang kita hanya mengundang 3 desa untuk hari ini.
” Saya yakin semuanya sudah siap dan hanya menunggu juknisnya dari BPMD ” bebernya.
Ia juga menegaskan yang perlu dibahas adalah mengenai siapa saja yang diundang dimusdes tersebut karena ini adalah awal dari kerawanan dari Pilkades PAW ini.
” makanya kita tadi mencari solusi untuk pemilih yang berasal dari tokoh,kalau nanti dalam juknis tokoh yang diundang itu legal maka tidak akan ada persoalan, kalau hanya tokoh masyarakat saja maka akan timbul subyektifitas dan itu yang akan menimbulkan masalah, makanya kita berharap juknis dari BPMD nanti keluarnya tokoh yang legal ” ucapnya.

Politisi dari partai PPP ini menambahkan, intinya kita komisi A berkomitmen pilihan Pilkades ini bisa berjalan lancar sukses dan damai untuk menghasilkan pemimpin desa yang baru.
kita tekankan adalah bagaimana kemudian dengan adanya rapat kerja sore hari ini itu apa terungkap beberapa hal yang sifatnya tidak normatif termasuk diantaranya adalah potensi peta kerawanan sosial tentu saja dan pasti berbeda pasti berbeda setidaknya soal kesiapan’.”Jelas Mustakim
“kita antisipasi agar pelaksanaan pilkades bisa berjalan dengan lancar sampai menghasilkan pemimpin yang benar-benar amanah sesuai Harapan masyarakat,”.Ucap mustakim.
(SH).
