LAMONGAN indoshinju.com – Masih ada saja pelaksana proyek yang hanya mencari keuntungan, tapi bagi mereka tidak peduli dengan dampaknya, singkat kata tentu saja masyarakat juga yang di rugikan.
Terkait pekerjaan proyek dari Dinas PU (Pekerjaan Umum) Lamongan ini, Tembok penahan tanah atau biasa di sebut plengsengan penahan tanah di Desa Sambang rejo kec. Modo Lamongan ini di DUGA asal jadi dan bisa dibilang Amburadul.
Proyek yang dikerjakan oleh salah satu cv yang mengerjakanya adalah Cv.Terang Abadi : menurut informasi yang kami dapat saat wartawan indoshinju.com konfirmasi pada para pekerja, di tempat itu.
Bahwa pekerja proyek ini adalah “CV Terang Abadi lamongan tanpa papan informasi / Bor
Panjang plengsengan :130 m, lebar : 30 cm, tinggi: 120 cm
di duga Tidak sesuai dengan spefikasi dan RAB
Temuan di lapangan lokasi proyek,”
Pemasangan batu pondasi tanpa penggaliyan tanah, pemasangan besi cor diletakan di atas batu pondasi tanpa penggaliyan, terlebih dahulu ini dikuatkan oleh para pekerja proyek, tentang kebenaran peaksanaannya.
Menurut para pekerja proyek di dalam pekerjaanya memakai pasir yang bercampur dengan tanah kelihatan agak coklat
Dalam proses campuran antara semen dan pasir semestinya 1 dibanding 4 bukan satu di banding 8 , terbukti 3 hari belum kering
Menurut Imam selaku Kades sambang Rejo kec Modo, sudah menegur, cara kerjanya pada pihak proyek dalam hal ini Cv Terang abadi namun tidak di indahkan.
Yang Dikwatirkan warga setempat bisa ambrol karena musim penghujan.
Terkait dengan adanya Dugaan proyek asal jadi di Desa Sambeng rejo Kec Modo.
Di mohon pihak” terkait crous cek di lapangan dan bila perlu di bongkar kembali untuk diadakan penggaliyan tanah.(Haryo/Red)


