Pemerhati Politik Dan Pemerintahan H.Asep Agustian,SH.MH : Kadis PUPR Karawang Dedi Ahdiat Lebih Sulit Dari Pada Menemui Bupati

Karawang_Jabar – Indoshinju.com Selasa,11/02/2020 Pasca pelantikan mutasi dan rotasi 7 Januari 2020 lalu, tidak sedikit pergeseran pejabat Eselon IV, Eselon III, dan Eselon II yang beralih tugas atau pindah posisi, dan ada juga yang promosi jabatan.

Begitu pun dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR). Pasca di tinggalkan oleh H. Acep Jamhuri menjadi Sekretaris Daerah (Sekda), sempat mengalami kekosongan. Hingga akhirnya posisi OPD yang memiliki ploting Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) paling besar ini di isi oleh Dedi Ahdiat, yang sebelumnya mengisi jabatan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Kadis PMPTSP) Karawang.

Namun tidak sedikit yang menyayangkan sikap Dedi Ahdiat yang ekslusif setelah menjabat Kadis PUPR, salah satunya pemerhati politik dan pemerintahan yang sudah di kenal sepak terjangnya di Karawang, yaitu H. Asep Agustian, SH. MH,

Askun menuturkan. “Oh jangan harap lah bisa nemuin Kadis PUPR Karawang, untuk menemuinya itu lebih sulit dari pada menemui Bupati. Semenjak dia menjabat sebagai Kepala Dinas yang basah itu, saya saja belum pernah tuh ketemu sekali pun.”,

“Mungkin kalau yang minta ketemunya pemodal yang banyak uang akan lebih mudah. Kalau saya mah apa atuh, pemborong juga bukan. Nanti minta – minta ketemu di kiranya mau minta paket pekerjaan. Ya buktinya kan kawan – kawan Pers sendiri kesulitan untuk menemuinya.”,katanya.

“Padahal kan yang namanya kawan – kawan Pers mau ada yang di konfirmasi terkait program kerja Dinas yang di pimpinnya. Keberadaan Pers kan sangat menguntungkan untuk Pemerintah, sebagai penyambung informasi program kepada masyarakat.”,

“Saya tahu kok, banyak yang menyampaikan ke saya, kalau Kadis PUPR jarang ada di kantor. Dia kan pejabat pembina, kalau jarang ada di kantor, apa dong fungsinya? Boleh saja turun ke lapangan, tapi masa harus setiap hari? Kan aneh.”,ucapnya.

“Ini sungguh produk mutasi dan rotasi yang sangat hebat, orang model seperti ini di tempatkan pada Dinas yang strategis.”,

“Perlu saya ingatkan, dia ini duduk di posisi jabatan mana pun selalu ada masalah, sehingga selalu membuat pusing pimpinan. Silahkan check saja jejaknya di setiap OPD yang dia pimpin, selalu ada persoalam hukum. Jika di Dinas PUPR ada celah hukum, maka bukan siapa – siapa lagi yang paling pertama kali mendorong dan mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memprosesnya. Saya yang akan paling depan mendorongnya.”,

Lanjut Askun,”Gaya pakai blangkon jawanya ini dari dulu tidak pernah hilang. Arti blangkon jawa disini, di depan bicara manis, tapi di belakang mengepalkan tangan. Itu lah gambaran analogi Kadis PUPR yang super hebat.”,

Sampai dengan berita ini naik ke meja redaksi, Kadis PUPR Karawang masih sulit di hubungi. Ketika di konfirmasi melalui sambungan telephone, yang bersangkutan masih enggan merespon telephone awak media.(indoshinju)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *