Pekerjaan Turap Dusun Babakan Desa Gembongan Kecamatan Banyusari Dihentikan Pelaksana, Ustadz Andi Beton Merasa Dibohongi Mandor Lapangan

Karawang, jabar Indoshinju.com Selasa,8/11/2022 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Karawang terus kebut pembangunan normalisasi sungai/ kali dusun Babakan desa Gembongan kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang Provinsi Jawabarat,dan mendapat sambutan baik dari warga dan para petani sekitar, karena diyakini mampu mengantisipasi terjadinya banjir yang setiap musim hujan menghantui Masyarakat.

Pelaksana CV.SINAR MULIA untuk pekerjaan turap dusun Babakan desa Gembongan sengaja menghentikan para pekerja dalam pekerjaan tersebut, menurut Andi ustadz beton pelaksana proyek kepada Indoshinju melalui seluler mengatakan,” Dirinya merasa telah di akali dan di bohongi oleh mandor lapangan,dengan dalih mandor telah merekrut pekerja dari daerah Indramayu,dengan meminta uang untuk membayar travel,padahal kenyataan orang yang bekerja semua nya asli Karawang,”kesalnya.

Lanjut Ustadz Beton,pelaksana yang awal nya percaya,selalu mengikuti apa yang di minta oleh mandor,dari mulai uang sewa kontrakan, sampai dengan pembelanjaan alat-alat pekerja, dari mulai ember dan sebagainya,dan untung saja uang untuk bayar travel belum di kirim,kalau sudah di kirim kerugian saya kan jadi lebih besar.

Ketika kroscek lapangan, dirinya tidak menemukan kontrakan untuk mess,serta tidak pernah ada pembelian alat-alat yang di minta oleh mandor,semua alat yang di pakai bukan barang baru tetapi alat bekas,bahkan ketika mempertanyakan kepada para pekerja daerah asal masing-masing,awal nya pekerja mengaku berasal dari Indramayu,akan tetapi ketika di tanya lebih terperinci,akhirnya para pekerja mengaku orang Karawang tepat nya orang lingkungan sekitar,adapun mengapa sampai mengaku orang Indramayu para pekerja terpaksa melakukan itu karena di suruh oleh Inisal (AG) agar mengaku orang Indramayu.

Mengingat hal tersebut Ustadz Andi beton sebagai pelaksana mengaku sangat kecewa,karena telah di bohongi oleh mandor lapangan,dirinya berinisiatif menghentikan pekerjaan dengan dalih sudah tidak percaya akan hasil pekerjaan,takut nya pekerjaan tidak selesai dengan baik dan mutu nya tidak terjamin sesuai dengan RAB (Rencana Anggaran Biaya) dan berniat mengganti para pekerja untuk melanjutkan pekerjaan di lokasi tersebut dan insya Allah besok juga pekerja pengganti sudah mulai bekerja,pungkas nya.

Masyarakat setempat AS (Inisial) 48 tahun dilokasi kegiatan mengatakan kepada Indoshinju.com,” Kami menyambut baik dengan ada nya pembangunan turap saluran tersebut,kami merasa senang dengan adanya pembangunan turap saluran air dan kegiatan ini disambut baik oleh para petani dan warga sekitar diharapkan proyek tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat maupun warga sekitar dalam upaya meminimalisir banjir”,ucapnya.

Pekerjaan proyek turap saluran tersebut di kerjakan oleh CV.SINAR MULIA dengan Volume Panjang 2 X 166,00 M’ dan Tinggi 0,80 M’ dengan total Anggaran Rp 189.319.000 ,00 dari APBD 2022  dan pekerjaan ini sangat bermanfaat untuk mengatasi genangan air yang diakibatkan hujan.

Lanjut As,kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemkab Karawang melalui dinas PUPR Karawang dan mengucapkan banyak terima kasih kepada kepala Desa Gembongan atas terlaksananya pembangunan turap ini,imbuhnya.(Pri/Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *