Lamongan Indhoshinju.Com.
Mentri Pertanian ( Mentan ) Amran Sulaiman buntuk ke sekian kalinya Hadir di Lamongan ,kali ini Mentan melakukan Panen Raya Jagung si Desa Mojo Rejo Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan.
Pada hari Rabu 6/2/2019 Pada Pk 9.00 wib,
Mentan dengan adanya Panen Raya jagung ini sangat Optimia di Tahun in 2019 Indonesia bisa kembali Ekspor Jagung dengan Target bisa mencapai 500 Ribu Ton.
Di Tahun 2018 ada impor jagung 100 Ribu Ton ,di Tahun yang sama ada pula Ekspor Jagung 380 Ribu Ton , Tegasnya.
Impor Jagung Indonesia semakin menurun di Tahun 2015 , menjadi 1.3 Ton
Tahun. 2016 menjadi 900 Ribu Ton
Di Tahun 2017 sudah stop Impor Jagung.
Hasil Penelusuran Kementan pada saat ini ada Alokasi Impor Gansum 200 Ribu Ton untuk Industri Pakan Ternak yang tidak di Realisasikan oleh Pemilik Alokasi
Dengan pertimbangan ,karena pada saat itu Nilai Dolar meninggi.

Sehingga mereka memilih jagung Lokal meskipun dengan harga Rp 5000 Perkilogram .
Dan ini salah satunya yang mengakibatkan harga jagung naik, harga pakan naik, yang pada akhirnya Peternak sangat kesulitan.
Oleh karenanya kita Impor agar Petani tetap untung ,Peternak juga bisa menikmati paparnya.
Dengan melakukan Ekspor 380 Ribu Ton dan Impor 100 Ribun Ton kita sebenarnya masih surplus.
Dan yang terpenting kita sudah stop Impor Jagung.
Masih dalam penjelasan Mentan ,ini bukan pekerjaan mudah oleh karenanya harus ada kebijakan yang tepat dan ada sinergi yang baik, dan muda – mudahan dua bulan kedepan Tahun ini Indonesia bisa mencapai 500 Ribu Ton.
Potensi Ekspor jagung ini berasal dari ,Lamongan, Sumbawa, dan Gorontalo Imbuhnya.
Kita bisa melihat di Lapangan sepanjang jalan yang kita lalui di Pematang di tanami Jagung itu menunjukan bisa menguntungkan Petani, ini jangan di ganggu katanya.
Pada saat ini harga Jagung untuk perkilogramnya berkisar Rp 3.400 hingga. Rp 3.600.
Akan tetapi akan memasuki Panen Raya Jagung ini kurang lebih dua -tiga minggu.
Ada rasa kekawatiran harga di bawah HPP ,karenanya Kementan mengajak Bulog untuk bisa serap jagung milik Petani sehingga Petani tidak merasa di rugikan dan Peternak bisa di untungkan
Tegasnya.
Turut Hadir dalam Panen Raya Jagung
Di Desa Mojo Rejo Kecamatan Modo Lamongan
Wabub Lamongan,Kapolres Lamongan, Jajaran SKPD, Pengkab Lamongan, Kadis Pertanian Lamongan, Dandim Lamongan, Camat Modo, Kapolsek Modo, Dan Ramil Modo .Kepala Desa se kecamatan Modo, Beserta perangkat.Tokoh Masyarakat dan masyarakat modo sekitarnya.( Irwn )..


