Home Politik Ormas Islam Jadi Gerobak Politik Pilkada Tuban 2016

Ormas Islam Jadi Gerobak Politik Pilkada Tuban 2016

0
SHARE

TUBAN (indoshinju.com) Anshori Pemuda Tuban yang mengaku dirinya sebagai Aktifis PASB, Menungkapakan hasil Poling/jajak pendapatnya kepada indoshinju.com (20/11), bahwasanya Para Kiyai dan pinisepuh berpesan jika Pilakada Tuban 2016 jangan hanya menjadi dagelan politik yang memanfaatkan ormas islam sebagai Gerobak yang dijadikan kendaraan politik oleh paslon paslon yang akan saling berebut kekuasaan di Tuban.

Menurut pengakuanya, aktivis PASB ini telah mendatangi para kiyai sesepuh dan para Gus gus di Seluruh Tuban, walhasil di dalam jajak pendapat yang dilakukan ini, dia mendapatkan jawaban yang sungguh mencengangkan, paslon paslon ini kurang diminati dan direstui oleh para sesepuh, kiyai dan Gus Gus di Tuban.

Pasalnya, Paslon yang akan berseteru dalam Pilkada Tuban 2016 ini terkesan hanya menggunakan ormas ormas islam sebagai gerobak politik mereka demi merebut sebuah kekuasaan, dan seakan hanya dagelan politik saja.

Selengkapnya Aktivis PASB ini menyampaikan uneg unegnya kepada indoshinju.com melalui via WhatsAp miliknya sebagai berikut:

“Gerobak Politik Pilkada Ormas Islam
Banyak dari para Politisi dan Partai Politik yang merangkul para Kiyai dan Gus gus, untuk dijadikan Gerobak gerobak kendaraan untuk mengais massa mencari dukungan meraih impian.
Dari kiyai kiyai berbasis ormas ijo dan biru, berlomba lomba mendekati, sowan dan berbicara manis seakan peduli akan pendidikan dan kemaslahatan.
Mengobral janji manisnya, namun janji pahitnya kenyataan.
Didawuhi kiyai, bilang iya, iya, inggih inggih, tapi gak kepanggih (tidak dilaksanankan) setelah impian terpenuhi.
Janji tidak lagi berlaku, sowan tidak lagi ingat disapa acuh.
Sang gerobak ditinggalkan dan dan tak di acuhkan.
**Kami tidak minta sepeserpun dari hasil kamu mengais receh, kami tidak meminta Proyek seperti sponsor sponsormu, kami hanya minta kamu amanah dalam mengemban tugas sebagai uamrok**
inilah Harapan Kiyai kiyai dan Gus gus di Kota Tuban”.
Selebihnya ia menambahkan bahwa: “Pilkada Tuban 2016 jangan dijadikan ajang dagelan politik semata, tetapi jadikanlah Tuban mendatang akan lebih baik lagi.
Sowan dan silaturrahmi kepada para sesepuh dan para kiyai bukanlah ajang untuk mencari dukungan, melainkan untuk mencari pencerahan tentang berbagai persoalan yang ada di Tuban, agar Tuban menjadi lebih baik laksana dahulu, sebagai kabupaten yang makmur dan maju, selayaknya Tuban pada Zaman Adipati Ronggolawe.”
Ujar Anshori menambahkan. (isc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here