LAMOMGAN indoshinju.com – Terkait dengan sifat arogan anggota sat lantas Polsek Babat Bripka purnomo dalam menjalakan tugasnya pada hari Rabu 3/1/2018 pada pk 6,30 di pertigaan jl gendong desa Plaosan kec BaBat.
Dalam tugas pengamanan penyebrangan sekolah MAN. SMK PGRI dibantu para satpam dari kedua sekolah. Anggota satlantas Babat Bripka purmomo DIDUGA tebang pilih dalam menjalankan tugasnya.
Menurut pengakuan ibu inda kepada media bahwa banyak ibu2/Bpk 2 mengantar anaknya sekolah ada yang tidak pakai helem. Motor tanpa sepion hanya diberhentikan dan dikasih tahu kemudian suruh jalan lagi.
Namun pada giliran ibu Inda motor langsung diambil kuncinya dan Bripka purnomo bilang ambil helm dan kesini lagi.
Namun aneh setelah bawa helem untuk ambil motor brika purnomo dengan suara tinggi Ambil di kantor satlantas.
Pada pk 8,00 ibu indah pergi ke kantor satlantas polsek Babat dengan harapan motor bisa diambil
Namun yang terjadi ibu indah dikasih tahu tentang aturan lalulintas dengan nada tinggi dan akhirnya tetap ditilang.
Bersamaan dengan itu awak media masuk untuk konfirmasi tentang masalah pelanggaran lalin. Bripka purnomo juga masih nada tinggi dengn jawaban ” kami tugas dan siap merima resiko( di pindah)“Tegasnya .
Berselang dengan waktu pk 9,00 Bripka purnomo sms kepada ibu indah yang bunyinya tranfer ke BRI pembayaran tilang Rp 1000.000 (satu juta) .
Dengan sms tersebut menerut tetangga ibu indah tak sadarkan diri
Celoteh seorang warga, ” maklum mas dia janda anak 2 cari makan sendiri.” Ungkapnya
Kami media hanya menghimbau kepada kapolres Lamongan, kanit lantas lamongan
kanit lantas polsek Babat pada dasarnya masyarakat babat tertib lalulintas sangat setuju dan mendukung namun jangan Arogan dan tebang pilih .(Irawan pandu)


