Nasehat Penegak Segala Kebaikan

SURABAYA indoshinju.com – Masjid Mujahidin yang berada di Jl Perak sudah tidak asing lagi bagi warga Kota Surabaya dan selalu menjadi jujugan para warga dan masyarakat daerah lainnya untuk bisa sholat berjamaah,disamping itu bisa mengikuti kegiatan rutinitas pencerahan Agama yaitu pengajian subuh yang diadakan setiap Minggu pagi.

  Jamaah bisa mengunjungi masjid Mujahidin dan menjalin Silaturahmi antar umat.tidak ada perbedaan atau paksaan dalam mengikuti kegiatan kajian shubuh tersebut.

  Sebagai agenda mingguan,Masjid mujahidin tak jarang memilih beberapa Ulama Besar untuk memberikan Tausiah, seperti Ustad Alfian Tanjung.Tengku Muhammad Zainul yang juga Gubernur NTB ,Ustadz Abdul Sholmat Lc MA.

Kali ini minggu 18/11 pengurus masjid mujahidin mengundang Ustad Zakaria dengan tema Nasehat Sebagai Penegak Segala Kebaikan.

Ustadz DR ZAKARIA adalah pimpinan Ponpes Al Islam di Solokuro, Paciran, Lamongan, Jawa Timur yang cukup disegani.

  Dalam ceramahnya Ustad Zakaria mengingatkan kita umat islam agar selalu memberi nasehat kebaikan dan saling nasehat menasehati terutama bagi seorang pemimpin,

   Baik pemimpin dalam pemerintahan maupun sebagai tokoh pemimpin umat dan umat juga diminta jangan segan segan untuk menegur dengan cara dinasehati dengan baik,jika melihat pemimpin siapa saja,baik itu pemimpin kepala keluarga,pemerintahan atau pemimpin umat karena baik pemimpin umat dan pemimpin lainnya juga manusia yang tidak lepas dari kesalahan terang Ustadz Zakaria.

   Nasehat adalah anjuran baik dari seorang guru untuk kebaikan sebagai spirit di dunia dan akhirat.
Rasulullah SAW memberi landasan bagi orang yang mau menerima nasehat.
Ulama selain menasehati juga harus mau menerima nasihat.
Saat menyampaikan kajian dan ceramah Islam tidak boleh menghujat, namun harus baik dalam menyampaikannya.

   Tidak boleh menyebut nama-nama binatang dll.
Jangan menyebut polisi kafir atau mengkafir-kafirkan polisi. Guru harus memberi tahu ulamanya bahwa tidak diperbolehkan berbicara tentang hal itu.

   Contoh seorang perempuan mualaf Korea yang kuliah S2 di UMM Malang awalnya menggunakan pakaian yang terbuka dan tidak menutup aurat. Orang-orang meminta ustad DR. ZAKARIA untuk menjauhi. Namun ustad tetap tidak menghindari dengan memberikan nasehat yang baik dan tidak mengkafir-kafirkan dan tidak mengharam-haramkan perempuan tersebut.

   Akhirnya perempuan Korea tersebut saat ini telah menggunakan hijab.
Nasehat adalah mengajak ngomong dengan baik.
Kita tidak boleh marah-marah. Karena marah adalah penyakit psikis. Penyakit psikis muncul karena tidak ada ilmu agamnya. Dari penyakit psikis mengarah ke penyakit fisik.

   Keuntungan orang yang menahan amarah sesuai hadist Rasulullah SAW:
“Siapa yang bisa menahan amarah dan dia mampu menahan amarah itu, dipanggil oleh Allah SWT pada hari kiamat kemudian disuruh memilih isteri-isteri cantik di akhirat / surga”.

   Acarapun disambung dengan tanya jawab dari jamaah yang hadir dan tepat jam 6.00 Wib usai acara tanya jawab,ceramah kajian tausiah shubuh ini akhirnya selesai dan ditutup dengan Doa.(Nurcholis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *