MENGAIS BAROKAH ALLAH LEWAT SAMPAH

Bojonegoro – Indoshinju.com – Ibu Surinah alamat desa sukosewu Duyunan, menjadi pemulung sudah pilihan hidupnya hampir 20 th lebih Ibu Surinah mengeluti dunia pemulung setelah kematian suaminya (Slamet).

Sejak saat itu Ibu Surinah memutuskan menjadi pemulung di area pasar kota Bojonegoro. Pertama tama ibu satu orang anak ini (Surinah) malu malu bekerja jadi pemungut sampah. Beliau tidak tau bagaimana dan di mana cara menjual sampah itu menjadi uang untuk biaya hidupnya.

Salah seorang pemungut sampah dari warga kampung Bombay utara pasar, ibu Sukinah menjelaskan kepada ibu Surinah. ” jika ingin bekerja jadi pemungut sampah jangan malu malu, hidup ada yang mengatur kadang kala kita di bawah kadang kala kita di atas. Sampah ini bisa di jadikan uang”. tutur ibu Sukinah warga Bombay utara pasar.

Setelah mendapat support Ibu Surinah bekerja menjadi pemungut sampah. Lama di geluti ahkirnya Ibu Surinah betah hingga bisa menghidupi keluarganya, bahkan fasilitas rumah ada semua seperti TV juga bangunan rumahnya tembok penuh.

Dengan bekerja menjadi pemungut sampah Ibu surinah sekarang bahagia. Dan anaknya sudah menikah juga menjadi ibu rumah tangga.

Ibu Surinah berucap syukur pada Alloh, bahwa apapun pekerjaan kalau di syukuri hasilnya memuaskan”.
Besar kecil rezeki yang di terima atau dapatkan hari ini, jangan lupa untuk selalu mensyukurinya. Tak perlu banyak-banyak, rezeki yang sedikit tapi sudah mampu mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari sudah patut untuk kamu syukuri. Terkadang kita lupa bahwa setiap orang telah memiliki rezeki masing-masing.(ghoras red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *