LAMONGAN indoshinju.com – Pada.2 november 2017 kec.Babat kedatangan team ferifikasi dari provinsi Jawa timur terkait masalah ODF (,open Defecation free).
Ferifikasi dilaksanakan di Ds.Kebalandono dan di kelurahan Babat,tepatnya di lingkungan Gilang ngetrep dan di lingkungan Sawo masing – masing lingkungan yang mendapat bantuan yaitu 25 kk (kepala keluarga).
Jumlah sekelurahan Babat yang mendapat bantuan ODF adalah 83 kk .kedatangan team verifikasi disambut oleh tarian dan zel-zel ODF dari kumpulan ibu-ibu PKK,dan team verifikasi serta ibu Siti Aminah selaku ibu kepala desa Babat ikut menari bersama warga.
Berkat arahan dan bimbingan beliau ,semua warga sadar akan kebersihan lingkungan, terbukti untuk lingkungan Gilang ngetrep dan sawo semua warga sudah memiliki jamban sehingga tercipta lingkungan bersih dan sehat.
Team verifikasi terdiri dari Kunmariatin dari Dinkes Surabaya, Juwari dari Dinkes Lamongan dan Kuriarianto dari Dinkes Bojnegoro, dari Team mengakui akan kebersihan lingkungan tersebut dengan adanya taman-taman dan saluran air Sanitasi yang memenuhi standar kesehatan, dan layak , (jamban sehat tidak perlu mahal tapi sehat menueut stadar keaehatan secara global,
Acara verifikasi dihadiri semua staf pemerintah kelurahan dan para warga . pemerintah kab.Lamongan menargetkan th.2017 Lamongan sudah ODF (open Defecation free), atau bebas dari buang air besar sembarangan.
Target ini di canangkan Bupati Lamongan Fadeli SH MM Saat louncing program-program kesehatan menuju Lamongan sehat, di lapangan karang Geneng.
Terkait ODF data yang sudah ada di dinas kesehatan Lamongan baru ada 189 desa dari 474 desa kelurahan desa yang sudah ODF.
Sedangkan kec.ada 3 dari 27 kec yang ODF,untuk mencapai kabupaten Lamongan ODF perlu dukungan dari berbagai pihak termasuk pemberdayaan masyarakat, Dalam hal ini perlu di berikan sertifikat dan piagam desa ODF dan Kec.ODF.atas keberhasilan mereka dalam mensosialisasikan desa ODF,
Jika salah satu kabupaten mampu membuat masyarakatnya ciptakan ODF, sudah pasti Kabupaten tersebut mampu menerapkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS ) sehingga tercipta lingkungan yang ASRI, Masyakat yang mengutamakan bahwa sehat itu penting , sehat iru mahal, dan perlu di terapkan dalam maaing masing individu, keluarga utamanya. (Mujianto)


