Bojonegoro — Indoshinju.com –
Komisi B, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Bojonegoro, melakukan Kunjungan Kerja di beberapa desa wilayah temayang untuk melihat kondisi Bumdesa yang ada.
Salah satu BumDes yang di Kunjungi pada Senin (04/05/20) adalah Bumdes Lana Usaha desa Ngujung dan Bumdes Karya Mandiri Desa Belun.
Doni Bayu Setiawan Anggota Komisi B menyatakan Bahwa sidak atau kunjungankerja DPRD kali ini ingin melihat langsung keberadaan bumdes yang ada dan jenis usaha yang sudah berjalan, dan juga menampung aspirasi langsung dari rakyat Bojonegoro. Karena Keberadaan Bumdes sangatlah penting dalam mengembangkan dan menggerakkan perekonomian desa sehingga perlu adanya suport dari Legislatif untuk pengembangannya kedepan.
Selain itu dengan adanya Pendamping Bumdes dari pemkab dibawah Naungan Dinas PMD kab Bojonegoro diharapkan Bumdes bisa hidup dan berkembang untuk menyokong perekonomian di desa sehingga bisa jadi desa yang mandiri.
” Apalagi dari pemkab sudah dikucurkan dana pengembangan usaha untuk setiap Bumdes mendapatkan 100 juta.” Pungkasnya.
Sally Atya Sasmi Ketua komisi B yang juga ikut dalam kunjungan menyatakan bahwa bumdes harus bisa mengembangkan usaha yang bisa menghasilkan lapangan pekerjaan di tingkat desa sehingga masyarakat tidak harus keluar daerah untuk mencari kerja. Disamping itu komisi B akan berkordinasi dengan pihak pihat terkait untuk penyaluran pupuk ke setiap desa.
” Supaya bisa dipegang oleh Bumdes sehingga kebutuhan pupuk di desa bisa tercukupi dengan satu desa satu kios pupuk.”Pungkasnya
Sementara Eko Purwanto kades Ngujung juga ingin menjadikan bumdes di desanya menjadi lebih maju untuk perekonomian di desa dan mengembangkan kebeberapa sektor usaha yang harus dikuasai sehingga masyarakat bisa sejahtera, dan akan mengembangkan ke agro wisata kedepannya.
” Dan untuk pembelian hasil pertanian di desa bumdes siap namun untuk pemasarnya perlu kerjasama dengan intansi terkait seperti Bulog.” Ujarnya.
Senada dengan kades Ngujung, Bambang Kades Belun ingin juga ingin mengembangkan Bumdes lebih maju dan produktif sehingga bisa menghasilkan PAD untuk desa, saat ini Bumdes Karya Mandiri mengembangkan kebun kelengkeng dan perikanan kolam Gurami yang menepati tanah kas desa.

“Dari dua desa tersebut juga masih mengeluhkan belum bisanya bumdes menjadi kios pupuk untuk desa masing masing sehingga kebutuhan pupuk harus mengambil dari kios desa lain.” Terangnya.(ISC.Red).

