BOJONEGORO – INDOSHINJU.COM
Pada 12/05/2020 – Dewan perwakilan Daerah (DPRD) Bojonegoro melakukan kunjungan kerja di kecamatan Ngaraho , tepatnya di Pasar Desa Ngraho di Desa Blimbinggede kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro. Membahas terkait Penguatan Modal UMKM, dan pedagang pasar Tradisional.
Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro Bersama Anggota, OPD, Dinas perdagangan dan Bagian Perekonomian, beserta Rombongan Langsung kelokasi pasar, dan Melihat keadaan pasar serta Bagai mana Aktifitas kegiatan perdagangan di pasar Tersebut,
Pada waktu dan tempat terpisah Kepala Desa Blimbinggede, M Arifin menyampaikan Pada Media ini, Dirinya Bersama Masyarakat Desa Blimbinggede, mengaku senang dengan Kunjungan Anggota Legislatif, Dimana Mereka Bisa Melihat Secara langsung aktifitas perdagangan di pasar Desa Ngraho, memberi suport, serta program apa yang akan di ajukan nantinya untuk menambah fasilitas para Pedagan Baik Tempat maupun Modal Usaha,” jelas Kades.
“Desa Blimbinggede di harapkan segera membuat progran nanti akan di ajukan ke pemerintah Daerah (RPJMD)”jelasnya.
“Kegiatan perdagangan pada Saat Pandemi covid _ 19 sangat berdampak pada Pendapatan dan peningkatan Ekonomi warga, dimana akibatnya sekarang Turun drastis, Namun Kami Bersyukur bahwa Bupati Hj.Anna Mu’awanah, telah mencairkan Program KPR, para Pedagang merasa Sangat Terbantu dengan program Tersebut, dapat Pinjaman Lunak Tanpa Anggunan tanpa Bunga, di angsur sepuluh kali, dengan Jumlah Uang Rp. 2500.000 /pedagang, itu sangat membantu sekali dan kami menyampaikan terimakasih “Tambah Kades M.Arifin .
Senada Dengan Wakil ketua Komisi B DPRD Bojonegoro Sigit Kusharyanto, Mengatakan Bahwasanaya “Dengan melihat langsung aktivitas dipasar Ngraho, dirinya bersama Rombongan menyaksikan langsung Kegiatan Perdagangan di pasar Ngraho, Terlihat Sepi Semua itu Dampak covid 19, Aktivitas pedagang maupun pembelinya tetap, Namun berkurang jadi kegiatan jual beli di pasar itu berkurang kira kira tinggal 40% dibanding hari-hari biasa,”pungkasnya
“Dari hasil Pantauan kami,Bahwa kepengurusan pasar desa ini, struktur kepengurusan nya bagus mereka bisa memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli Desa, jika dari hasil pemungutannya pungutan retribusi pedagang di pasar, dengan jumlah pedagangnya kurang lebih 140 pedagan, di Dalam stan/Blok dalam pasar, Tetapi tetapi di luar itu sekitar 50 jadi total kurang lebih 200 pedagang tetap,”jelas Sigit Kusharyanto.
Namun Untuk mengantisipasi atau upaya menanganan pandemic covid 19 ini yang dilakukan oleh manajemen pasar yaitu mewajibkan pakai masker, menerapkan Social distanching, bagi para pedagan.maupun pengunjung pasar.
DiWajibkan bagi para pedagang pakai masker Cuci tangan, menerapkan Sosial distanching, phiycal distenchig dan disediakan 10 tempat cuci tangan dari Drum drum berisi persediaan air. Dan sabun khusus disediakan di pasar Desa Ngraho yang aktifitasnya pada pasaran hari Wage dan pasaran hari Legi.
Wakil ketua DPDR bojonegoro Sigit Kusharyanto “Bahwa 52 pedagan sudah mendapatkan kredit ultra mikro yang dari bank daerah (Bank perkreditan rakyat. BPR ) maksimal dua juta lima ratus itu memgatan Sudah cukup.” imbuhnya.
Namun di anjurkan pada permohonan- kredit agar bersabar, pihak bank masih pending dulu jadi belum bisa memberikan pencairan antisipasi untuk untuk menanggulangi Covid 19 supaya para pedagang ini dengan penghasilan yang berkurang tidak terlalu berdampak terhadap ekonomi keluarga.Pungkasnya.(ISC.Red).
