KPH Ngawi Study Banding Kayu Putih Di BKPH Tobo KPH Padangan Kab.Bojonegoro

BOJONEGORO – INDOSHINJU.COM – Pada Sabtu 20/7/2019 Aktifitas dilokasi Pabrik Pengolahan Minyak Kayu Putih PMKP NGUDI MAKMUR dari BKPH Tobo KPH Padangan terlihat beberapa pekerja sedang memasukkan daun kayu putih dalam tungku masak untuk dilakukan proses penyulingan.

Beberapa ibu ibu sekitar lokasi PMKP  Ngudi Makmur sedang bekerja mengikat dan menyeleksi daun ranting sebelum dimasak.

Hari Sabtu 20 Juli 2019, PMKP Ngudi Makmur, BKPH Tobo KPH Padangan kedatangan Rombongan dari KPH Ngawi, yang terdiri dari Asper, KRPH dan LMDH wilayah BKPH Begal, KPH Ngawi.

Rombongan berjumlah Sebanyak 25 orang yang dipimpin langsung oleh Kasi Kelola SDH KPH Ngawi, Bapak Tamin SH.

Gelam atau Kayu putih (Melaleuca leucadendra syn. M. leucadendron) merupakan pohon anggota suku jambu-jambuan (Myrtaceae) yang dimanfaatkan sebagai sumber minyak kayu putih (cajuput oil). Minyak diekstrak (biasanya disuling dengan uap) terutama dari daun dan rantingnya. Namanya diambil dari warna batangnya yang memang putih.

Tumbuhan ini terutama tumbuh baik di Indonesia bagian timur dan Australia bagian utara, namun demikian dapat pula diusahakan di daerah-daerah lain yang memiliki musim kemarau yang jelas.

Minyak kayu putih mudah menguap. Pada hari yang panas orang yang berdekatan dengan pohon ini akan dapat membauinya dari jarak yang cukup jauh.

Sebagai tumbuhan industri, kayu putih dapat diusahakan dalam bentuk hutan usaha (agroforestri). Perhutani memiliki beberapa hutan kayu putih untuk memproduksinya. Minyak kayu putih yang diambil dari penyulingan biasa dipakai sebagai minyak balur atau campuran minyak pengobatan lain (seperti minyak telon) atau campuran parfum serta produk rumah tangga lain.Rombongan ini diterima Asper Tobo KPH Padangan Supriyono.

Menurut Supriyono, Asper BKPH Tobo : Luas tanaman kayu putih ( melaleuca leuca dendron ) yang masuk wilayah PMKP Ngudi Makmur 190,7 Ha dengan target produksi daun 195 ton. Estimasi pendapatan minyak 1,6 ton minyak kayu putih.
Lokasi pabrik di desa kuniran kec purwosari kab bojonegoro, kapasitas 3 Ton per hari.

Menurut Tamin SH, kasi Kelola SDH KPH Ngawi ” kami ingin tahu dan belajar melihat proses serta cara pengelolaan kayu putih, karena PMKP ini sudah bisa memproses dan memproduksi hasil minyak kayu putih dan kualitasnya cukup bagus. Sehingga kami datang kesini”jelasnya.(ISC)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *