Kepala Kemenag Bojonegoro Bantah Pemecatan Pegawai KUA Tambakrejo

Bojonegoro _ Indoshinju.com – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, Abdul Wakhid, memutuskan untuk memberhentikan Mujib Ridwan, seorang Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kantor Urusan Agama (KUA) Tambakrejo, tanpa memberikan alasan yang jelas. Keputusan ini mengejutkan Mujib, yang telah bekerja dengan setia selama enam tahun di KUA Tambakrejo.

Pada Senin (8/7/2024), Mujib dipanggil oleh Abdul Wakhid ke kantor Kemenag Bojonegoro, di mana beliau secara langsung meminta Mujib untuk berhenti dari pekerjaannya, seperti yang diungkapkan Mujib dalam pernyataannya.

“Saya merasa bingung dengan keputusan ini. Saya telah berpamitan dengan rekan-rekan kerja dan menerima dukungan dari istri tercinta,” ujarnya.

Meskipun diberhentikan secara sepihak, Mujib enggan berspekulasi mengenai alasan di balik keputusan tersebut, meskipun ada dugaan bahwa ini mungkin terkait dengan kegiatan ayahnya yang terlibat dalam pandangan politik yang berbeda dengan pilihan bupati.

Ayah Mujib, seorang tokoh agama yang dihormati dan Ketua MWC Tambakrejo, baru-baru ini mengadakan acara pengajian yang mendukung pihak yang berbeda dalam Pilkada 2024.

“Saya tidak ingin berspekulasi lebih jauh. Saya menunggu Surat Keputusan (SK) resmi besok untuk mengetahui alasan di balik pemecatan ini,” tambah Mujib.

Namun, saat dikonfirmasi terpisah, oleh awak media ini, Kepala Kemenag Abdul Wakhid membantah adanya pemecatan melainkan sebagai pembinaan.

Dia mengatakan jika Mujib jarang masuk kantor. Dua kali dipanggil selalu tidak datang.

“Apa dikiranya kantor kakeknya, tiap dipanggil lari terus,” imbuhnya.

Dia mengatakan jika Mujib adalah PTT, dibutuhkan atau tidak dibutuhkan tergantung Kemenag. Sehingga jika dia berhenti itu pemikiran sendiri.

Wakhid mengaku akan konsultasi  ke Polres Bojonegoro atas pemberitaan yang telah beredar sebelumnya.(Sh).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *