Jelang pilkada Polres Bersama Pemkab Gelar Apel Besar

 Baca- 

Bojonegoro  indoshinju.com

Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah yang akan dilaksanakan pada tahun 2018 beragam upaya dilakukan untuk menjaga keamanan dan situasi yang kondusif ditengah masyarakat. Seperti hari ini, Selasa (3/10) di alun alun Bojonegoro dilakukan Apel Besar Bojonegoro Kampung Pesilat. Dengan tema bersama tiga pilar kamtibmas dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif menghadapi pemilukada Kabupaten Bojonegoro tahun 2018.

 

Mengawali apel besar Bojonegoro kampung Pesilat seluruh hadirin menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Semangat kebersamaan begitu terasa seusai menyanyikan lagu kebangsaan ini seluruh pesilat memberikan hormat dengan tepuk tangan tanda kebersamaan dan penghormatan. Kemudian pembacaan doa yang dipimpin oleh Forum Komunikasi Umat Beragama Kabupaten Bojonegoro.

 

Bupati Bojonegoro, doktor Suyoto, Msi sebelumnya mengawali sambutan berkenan mengabsen beberapa peserta utamanya di daerah perbatasan seperti Kecamatan Kedewan, Margomulyo, Sekar, Baureno dan Kecamatan Gayam dan Kalitidu yang menjadi lokasi Blok Cepu . 1,3 juta penduduk Bojonegoro tersebar di 28 kecamatan. Tahun 2016 ini kita telah berhasil keluar dari 10 besar Kabupaten termiskin di Jawa Timur, semua bisa terjadi karena kita bekerjasama dan tidak ada konflik.

 

 

 

Bupati menuturkan bahwa Bojonegoro merupakan daerah konflik mulai jaman kerajaan majapahit dulu. Bakat kita itu geger dan gelut, namun saat pilkades, pilkada dan beda perguruan silat tak membuat kita bercerai berai menganggu pembangunan. Tak hanya itu kebesaran hati warga Bojonegoro yang telah mendukung lancarnya kegiatan eksplorasi Migas di Bojonegoro meski mereka berdebu efek dari kegiatan itu namun tak marah.

 

 

 

Bupati dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada seluruh pesilat di Bojonegoro yang telah menjaga keamanan dan suasana kondusif. Kepada pihak Polres dan Kodim yang telah menginisiatif kegiatan positif ini mengumpulkan semua pesilat dan memberi Media dan wahana untuk seluruh perguruan silat di Bojonegoro.

 

 

 

Kapolda Jatim Irjen Mahfud Arifin dalam sambutan menyampaikan, terima kasih kepada Kabaharkam yang telah berkenan hadir. Dijelaskan untuk di jajaran polda Jatim untuk rumah kantor babinkamtibmas di jajaran nya terdapat 271 rumah dari 19 polres di Polda Jatim. Dia mengharapkan agar rumah ini juga dibangun di beberapa Polres lainnya sehingga ini akan makin mendekatkan polisi ditengah masyarakat. Kapolda memberikan apresiasi luar biasa kepada para pesilat Bojonegoro yang telah menggelorakan semangat guyub dan bersatu untuk membangun Bojonegoro.

 

 

 

Kapolda menuturkan di luar Bojonegoro ada gesekan yang sering timbul antar perguruan silat yang berdampak pada jatuhnya korban jiwa dan mengancam suasana ditengah masyarakat.
Kabaharkam Polri, Komjen Pol, Drs. Patut Eko Bayuseno sebelum amanatnya berkenan melakukan penandatanganan prasasti. Dalam sambutan Kabaharkam menyampaikan ucapan selamat atas prestasi yang diukir oleh Bupati Bojonegoro dan tokoh masyarakat di Bojonegoro dan semua jajaran. Keberhasilan itu merupakan kerjakan, Kabaharkam memberikan apresiasi dengan memberikan hormat langsung kepada seluruh peserta upacara.

 

 

 

Keamanan syarat utama keberhasilan atas pembangunan yang dilakukan DI Bojonegoro tanpa situasi kondusif kita tidak mungkin bisa keluar dari Kabupaten termiskin di Jawa Timur. Kabaharkam setuju dengan pandangan Bupati Bojonegoro terkait masalah keamanan. Kalau keamanan terjamin pembangunan berjalan baik, Jika pembangunan berjalan baik maka masyarakat sejahtera, jika masyarakat sejahtera maka akan suka dengan pemimpinnya. Kepada Kapolda yang telah bekerja keras dengan 271 rumah kantor Babinkamtibmas di jajarannya.

 

 

Demikian pula Kapolres Bojonegoro yang telah ada 43 rumah dan kantor babinkamtibmas diwilayah polres Bojonegoro. Rumah kantor untuk. Mendekatkan layanan Polri kepada masyarakat, sehingga 24 jam untuk menampung aspirasi dan mendeteksi apakah ada ancaman .

 

 

Babinkamtibmas adalah problem solver atas masalah ditengah masyarakat, sejalan dengan pesan Kapolri agar tidak ada masalah sosial ditengah masyarakat dan mendeteksi adanya ancaman keamanan. Masalah lain yang harus diwaspadai adalah masalah peredaran narkoba dan terorisme, karenanya seneng semua pihak mutlak dibutuhkan agar bersinergi apapun yang dihadapi bisa diselesaikan dengan baik.

 

Diakhir sambutannya beliau berpesan agar rumah ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Kepada Pesilat agar bergabung dengan 3 pilar untuk turut serta pencegahan terhadap upaya ancaman babinkamtibmas.

 

Apalagi Bojonegoro yang diceritakan menjadi daerah yang rawan konflik, sejalan dengan semangat sumpah pemuda yang akan kita peringati pada 28 Oktober mendatang pesilat harus menjadi salah satu Penggerak menghidupi rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

.(CIPTO M)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *