Karawang,jabar Indoshinju.com Senin,17/1/2022 Musim hujan yang beberapa pekan ini sangat lebat di beberapa wilayah, khususnya di Kabupaten Karawang.Sehingga dengan terus menerus hujan turun dan mengakibatkan jebolnya tanggul Tenggulun di Perbatasan Desa Cikalong dan Mekarmaya Kecamatan Cilamaya Wetan.
Saat awak media online Indoshinju.com kroscek langsung ke lokasi Senin 17 Januari 2022,setelah mendapat informasi dari warga setempat,jebolnya tanggul yang berdampak Saluran Sekunder ( SS Cikalong ) tidak bisa berjalan lancar,karena air nya melimpah ke tanggul yang jebol.
Di lokasi ada beberapa para petani yang sedang berupaya di satu saluran lagi yang sedang di perbaiki dan di jaga,karena khawatir saluran yang posisinya di sebelah barat terbawa arus ke tanggul yang sudah jebol.
Petani wilayah Desa Cikalong dan Mekarmaya saat di mintai keterangan nya menjelaskan,” Tanggul ini dari bulan Desember 2021 sudah retak dan itupun sudah ada upaya dari para petani dan pihak pengairan bagian Cilamaya wetan,”ucap petani yang berusia 60 tahun di lokasi .
Dan memang benar di sampaikan oleh pihak pengairan Cilamaya wetan ( DR ) saat monitoring ke lokasi,” Sebelumnya juga itu sudah kita berupaya perbaiki,tapi karena musim hujan yang deras air pun besar tidak biasa menahan tanggul yang longsor dan kami informasikan ke Dinas PUPR Kabupaten Karawang,”singkatnya.
Dari pemerintah Desa yang wilayah nya kena dampak air kurang lancar,awak media online indoshinju.com mencoba menghubungi Kepala Desa Rawagempol wetan H. Udin menyampaikan,” Sebenernya itu udah lama terlihat,ada longsor di tanggul itu dan Alhamdulillah udah ada respon dari Dinas terkait,cuman untuk pelaksanaan mau berjalan tapi situasi kondisi musim hujan,jadi agak telat, “
Lanjut Kades Udin,ini menyangkut ke 7 Desa,yaitu Desa Cikalong,Mekarmaya,Cilamaya,Sukatani,Rawagempol wetan,Muara lama dan Muara baru,itu air yang mengalir dari SS Cikalong,makanya kami peduli sekali tak kala itu longsor saya bersikap memberi informasi ke pihak Dinas PUPR Kabupaten Karawang .
Dan tanggapan dari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR ) Kabupaten Karawang di tanggapi dan saat ini sudah terlihat alat alat dan bahan material sudah ada di lokasi , mungkin karena situasi cuaca yang belum bisa memungkinkan sehingga pemborong pun belum bisa mulai.
Harapan nya semua pihak harus mendukung khusus nya bagi para kepala Desa yang mengairi ke wilayah wilayahnya dan untuk membenahi saluran yang ada,yang belum tumpah ke saluran yang sudah jebol, jelasnya .
Dari Dinas PUPR Kabupaten Karawang membenarkan,itu akan di kerjakan bulan ini emergency.Karena desakan para petani yang area pertanian nya terhambat dan kurang air. (Ede/Pri).


