
KARAWANG,Jabar _ Indoshinju.com – Emplacement halaman SDN Manggungjaya 1 di dusun Krajan barat RT.001/003 desa Manggungjaya kecamatan Cilamaya kulon, kini sedang ramai menjadi perbincangan warga setempat dan wali murid.Hal ini disebabkan karena emplacement halaman sekolah tersebut unik, semacam hiasan betonisasi berbatik ataukah terobosan terbaru dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga kabupaten Karawang, Selasa,3/9/2024.
Hiasan-hiasan betonisasi atau emplacement halaman ini terpampang nyata berada di halaman sekolah SDN 1 Manggungjaya 1 ,garis-garis yang acak yang diperkirakan terbuat dari cairan semen yang membentuk pola-pola unik atau bermotif batik.
Proyek emplacement halaman sekolah dasar negeri manggungjaya 1 yang bersumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten Karawang Tahun 2024,nomor SPK : 027.03.PPK./SPK/PENDAS-4937727/Vlll/2024, nilai kontrak Rp.142.244.000 dengan penyedia jasa CV.ANGKA WIJAYA PERSADA.
Hiasan betonisasi atau emplacement halaman sekolah SDN Manggungjaya 1 yang bermotifkan batik menuai kontroversi dari warga setempat atau wali murid,”halaman sekolah manggungjaya 1 kemarin sesudah dibangun belum ada garis-garis semacam motif batik seperti ini, apakah seperti ini model betonisasi emplacement bermotif batik di tahun 2024, ataukah ini terobosan terbaru dari Dinas terkait”ujar NN (inisal) sambil tertawa terbahak-bahak Senin,2/9/2024.
Tak hanya menyerupai batik, ini juga terdapat motif-motif lain yang tak kalah indahnya dengan motif batik dari kain sutra,NN (inisal) mempertanyakan apa ini yang disebut dengan gagal kontruksi?
“Sayang uang Negara terkesan dihamburkan untuk pekerjaan yang diduga tidak berkualitas,” ungkapnya.
Lebih jauh NN menduga, proses pekerjaan maupun material yang diduga digunakan tidak sesuai dengan rancangan atau rencana bangunan. Sehingga dalam waktu singkat saja, emplacement halaman SDN Manggungjaya 1 itu sudah mengalami kerusakan.
Sebagai masyarakat, yang punya kewenangan untuk turut mengawasi proses pembangunan, yang menggunakan uang rakyat, kami minta agar pihak terkait turun ke lapangan dan cek emplacement halaman SDN 1 Manggungjaya ini,tegasnya.
Ia juga meminta agar tagihan pekerjaan itu jangan dibayar dahulu oleh Pemerintah Kabupaten Karawang.Pelaksana pekerjaan emplacement yang tidak serius dalam mengerjakan kewajibannya sebagaimana yang tertuang di dalam RAB (Rencana Anggaran Biaya), juga harus diberikan sanksi. Bila perlu seret secara pidana bila ada indikasi terjadinya hal itu,imbuhnya.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Cecep Mulyawan saat dikonfirmasi tertulis terkait pekerjaan emplacement di SDN Manggungjaya 1 yang retak-retak mengatakan,ia dikonfirmasi nanti ke PPK.Saat ditanya terkait KPA nya.Plt kadis menjawab,”Pak kabid pendas”,ujarnya.
Disisi lain saat dikonfirmasi via WhatsApp Yanto Kabid Pendas (pendidikan dasar) ,”Siap, mau di cek dulu”singkatnya Selasa,3/9/2024.
Penerima manfaat,salah satu guru SDN Manggungjaya 1 yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan ke Indoshinju.com mengatakan,”dirinya merasa kecewa dengan melihat hasil pekerjaan yang baru saja selesai dua hari sudah pada retak dimana-mana,belum lagi dirinya terlihat betonisasi ngepruy kaya tepung, apakah ini kurang air atau kelebihan air atau malah kurang profesional CV tersebut dalam bekerja, ujarnya.
Sampai berita ini terbit,pihak pelaksana atau pemborong belum bisa dikonfirmasi. (Pri).


