KUNINGAN indoshinju.com – Beberapa warga sering melihat aktifitas kades mekarwangi kecamatan lebakwangi kuningan jawa barat mondar mandir di kendaraan roda duanya membonceng para wanita wanita cantik bukan muhrimnya aktifitas itu sering dilakukan kades di luar desa mekarwangi. Isu yang berkebang pun sangat santar di dengarkan dulu kades sempat bermasalah dengan salah satu wanita yang mempunyai suami.
Di tambah seringnya kades bagi bagi uang 50 ribuan kepada para tukang ojeg pengkolan. Rupanya hal itu yang menjadikan kades di duga menggrogoti dana desa., ungkap salah satu perangkat desa mekarwangi yang tidak mau di ketahui setatusnya (16 12 17) kepada indoshinju.com
Pihaknya telah memberikan berkas berkas dugaan penyimpangan anggaran dana desa tahun 2016 kepada BPD. Seperti dugaan adanya beberapa kegiatan pada anggaran tahun 2017 yang belum direalisasikan. Di antaranya kegiatan bina kemeja lanjut usia, pelatihan dan penyuluhan aparatur pemerintah desa, BPD dan LPM serta kegiatan pemberdayaan masyarakat sebeaar Rp 16 jutaan.
Selain itu, juga adanya dugaan anggaran dana desa yang digunakan untuk kepentingan pribadi kades sejumlah Rp 65. ” Perangkat desa telah menyerahkan permasalahan ini kepada pihak BPD agar melaporkan kepada pihak berwajib.
Lanjutnya, kegiatan perehaban balai desa mulai dari RAB dan gambar pola pembangunan pun hingga saat ini tidak ada. Bahkan seluruh keuangan ADD/DD dari awal pencairan dikuasai sepenuhnya kades bukan oleh bendahara desa.
Selain itu, kegiatan pembangunan dan pemeliharaan prasarana lingkungan selalu dikerjakan oleh pihak ketiga, Padahal seharusnya pembangunan tersebut dilakukan secara swakelola memangfaatkan peran masyarakat.
Menurut keterangan BPD kepada kami, pihak Bpd mekarwangi telang pelaporkan kades atas dugaan KKN korupsi kolusi nepotisme kepada kepolisian polres kuningan disertai bukti bukti yang ada.
Harap kami mewakili warga mekarwangi, berharap pihak tipikor polres kuningan segera intensif secepatnya mendindak lanjuti laporan dari BPD, jangan biyarkan koruptor berkeliaran di desa kami demi menyelamatkan desa kami segaligus menyelamatkan uang rakyat indonesia. (DEDE S)


